ERIZKA RIVANI (2022) PERBANDINGAN PENURUNAN JUMLAH BAKTERI ISOLAT ACINETOBACTER BAUMANNII SETELAH PAPARAN ANTIBIOTIK KOMBINASI MEROPENEM DAN AMPISILIN SULBAKTAM ATAU MEROPENEM DAN AMIKASIN SECARA IN VITRO. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
012015653143_HALAMAN JUDUL.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
012015653143_BAB I.pdf Download (683kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
012015653143_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (8MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Karbapenem merupakan terapi pilihan pada infeksi multidrug-resistant (MDR) A.baumannii, namun tidak dapat digunakan untuk infeksi akibat isolat yang resisten terhadap karbapenem. Opsi terapi kombinasi mulai banyak dipertimbangkan, penelitian ini bertujuan untuk membandingkan penurunan jumlah koloni setelah paparan antibiotik berbasis meropenem dalam konsentrasi yang tercapai secara klinis melalui uji time-kill. Metode: Penelitian eksperimental laboratorium ini menggunakan satu isolat ATCC dan tiga isolat klinis dengan perbedaan susceptibilitas terhadap antibiotik. Isolat dipaparkan dengan meropenem dan ampisilin sulbaktam serta meropenem dan amikasin dalam konsentrasi ½MIC + ½ MIC, 1 MIC + 1 MIC, 2 MIC + 2 MIC, dan 2 MIC + ½ MIC. Dilakukan pengukuran turbiditas dan penanaman ke media padat untuk pengukuran jumlah koloni pada jam 0, 1, 2, 4, 6, 8, dan 24 jam setelah paparan. Dilakukan enam kali replikasi, hasil diplot dalam kurva time-kill. Hasil: Efek bakterisidal tercapai pada pemberian meropenem dan ampisilin sulbaktam konsentrasi 2 MIC + 2 MIC terhadap isolat yang intermediate terhadap ampisilin sulbaktam. Kombinasi meropenem dan ampisilin sulbaktam menunjukkan efek bakteriostatik pada isolat yang resisten terhadap kedua antibiotik. Efek bakterisidal tidak tercapai pada pemberian meropenem dan amikasin terhadap isolat yang intermediate maupun resisten terhadap amikasin dan meropenem. Kesimpulan: Terdapat perbedaan penurunan jumlah koloni yang bermakna antar kelompok isolat A.baumannii setelah paparan antibiotik kombinasi.
| Item Type: | Thesis (Thesis) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK T.FK.KK 37 - 23 Eri p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Acinetobacter baumannii, combination antibiotic, time-kill test, meropenem, ampicillin sulbactam, amikacin | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine > RC109-216 Infectious and parasitic diseases | |||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S2 Ilmu Kedokteran Klinik | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | |||||||||
| Date Deposited: | 09 Oct 2026 07:16 | |||||||||
| Last Modified: | 09 Oct 2026 07:16 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148987 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


