HENDRAYANTI HANIYAH PUTRI, - (2022) Prediksi Aktivitas Senyawa Turunan Luteolin sebagai Antituberkulosis Melalui Hambatan secara In Silico pada Enoyl-Acyl Carrier Protein Reductase (InhA). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text
cover.pdf Download (219kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (60kB) |
|
|
Text (full text)
051811133100.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Infeksi dari bakteri Myctobacterium tuberculosis adalah sulit disembuhkan karena dinding sel tidak mudah ditembus oleh obat karena adanya dinding sel dengan kandungan asam mikolat yang padat. Isoniazid memiliki mekanisme kerja dengan target utama inhA yang berperan dalam perpanjangan asam lemak pada FAS II. Senyawa luteolin dilaporkan memiliki aktivitas antibakteri yang tinggi terhadap M. tuberculosis dimana KHM adalah 236,8 g/mL, sedangkan KHM?<?250 g/mL didefinisikan aktif terhadap M. tuberculosis. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi aktivitas antituberkulosis turunan luteolin secara in silico terhadap inhA dan memprediksi profil farmakokinetik dan toksisitasnya (ADMET). Turunan luteolin ditambatkan ke inhA (PDB: 2X23) menggunakan Autodck Vina 1_1_2 dan profil ADMETnya diprediksi menggunakan pkCSM on line. Hasil penelitian menunjukkan glukosida luteolin memiliki afinitas yang lebih tinggi terhadap inhA, dibandingkan ligan asli 5-Hexyl- 2-(2-Methylphenoxy) Phenol (Energi afinitas= -8,9±0,06 kkal/mol), tetapi lebih rendah dari isoniazid (Energi afinitas= -11,1±0,35 kkal/mol). Profil farmakokinetik luteolin dan tiga belas turunannya memenuhi persyaratan berdasarkan pkCSM on line kecuali luteolin 8-C-?- digitoxopyranosyl-4?-O-?-D-glukopyranoside. Semua turunan luteolin tidak bersifat hepatotoksik, tetapi 7 turunan glikosida luteolin yang memiliki afinitas tinggi terhadap inhA bersifat karsinogenik. Disimpulkan bahwa senyawa luteolin dan glikosidanya memiliki aktivitas antituberkulosis lebih tinggi daripada ligan asli 5-Hexyl-2-(2-Methylphenoxy) Phenol tetapi lebih rendah dari isoniazid.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FF 137 - 23 Hen p | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Luteolin derivatives, inhA, in silico, molecular docking, antituberculosis, ADMET | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica > RS1-441 Pharmacy and materia medica | ||||||
| Divisions: | 05. Fakultas Farmasi > S1 Farmasi | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Indah Fatma | ||||||
| Date Deposited: | 12 Oct 2026 08:15 | ||||||
| Last Modified: | 12 Oct 2026 08:15 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/149085 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


