ANDY PRANATA KUSUMA, - (2022) Efek Free Peritoneal Patch terhadap Bursting Pressurre Pada Anastomosis Kolon Primer dengan Kondisi Infeksi Intraperitoneal (Studi pada Kelinci New Zealand). Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (BAB I)
012015653069 BAB I.pdf Download (142kB) |
|
|
Text (HALAMAN I)
012015653069 HALAMAN I.pdf Download (931kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
012015653069.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Kebocoran anastomosis pada reseksi kolorektal dilaporkan memiliki angka mortalitas yang signifikan dan angka morbiditas yang tinggi terutama pada kondisi infeksi intraperitoneal. Berbagai teknologi bedah dikembangkan untuk meningkatkan outcome anastomosis kolon, diantaranya teknik operasi dan bahan material benang berkualitas tinggi, nutrisi parenteral, antibiotic profilaksis dan biomaterial pelindung. Penelitian pada biomaterial pelindung berkembang namun memiliki keterbatasan diantaranya harga yang mahal dan resiko terjadinya penolakan. Penggunaan free peritoneal graft sebagai bahan biomaterial pelindung belum berkembang. Free peritoneal graft memiliki factor pertumbuhan, anti mikroba, meningkatkan angiogenesis dan memiiki sifat progenitor atau sel punca melalui mekanisme transisi mesothelial-mesenkimal yang berguna untuk proses penyembuhan luka. Tujuan: Memeriksa penyembuhan anastomosis kolon yang ditambahkan free peritoneal graft pada kondisi infeksi intraperitoneal dengan mengukur bursting pressure pada jaringan kolon pasca operasi. Methods: Kami presentasikan studi eksperimental dengan menggunakan 30 kelinci New Zealand yang diinduksi peritonitis fekal. Kami melakukan anastomosis kolon pada 2 kelompok sampel yaitu kelompok control dan kelompok perlakuan. Kedua kelompok dilakukan reseksi setengah sirkumferensial kemudian dilakukan anastomosis dengan 4 jahitan sederhana menggunakan benang silk 5/0. Pada kelompok control, luka reseksi hanya dilakukan penjahitan sedangkan pada kelompok perlakuan diberikan free peritoneal graft yang diambil dari peritoneum kelinci itu sendiri. Bursting pressure diukur pada anastomosis jaringan kolon di hari ke 7 pasca operasi. Hasil: Perubahan berat badan kelinci sebelum dan sesudah operasi yang menggambarkan status nutrisi sampel tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai bursting pressure (p= 0.745). Hal terpenting adalah kami menemukan bahwa bursting pressure pada kelompok yang ditambahkan free peritoneal graft lebih tinggi secara statistic disbanding kelompok control (p=0.001). Kesimpulan: Free peritoneal graft dapat digunakan untuk mencegah kebocoran anastomosis pada kondisi infeksi intraperitoneal yang dibuktikan dengan nilai bursting pressure yang lebih tinggi pada luka operasi jaringan kolon.
| Item Type: | Thesis (Thesis) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK T.FK.KK 53 - 23 And e | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | free peritoneal patch, bursting pressure, primary colonic anastomosis, intraperitoneal infection | |||||||||
| Subjects: | Q Science > QL Zoology > QL1-991 Zoology | |||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S2 Ilmu Kedokteran Klinik | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Dewi Puspita | |||||||||
| Date Deposited: | 12 Oct 2026 11:32 | |||||||||
| Last Modified: | 12 Oct 2026 11:32 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/149092 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


