KORELASI ANTARA LEMAK TUBUH (VISCERAL FAT) YANG DIUKUR MENGGUNAKAN BIOELECTRICAL IMPEDANCE ANALYSIS DENGAN DISFUNGSI DIASTOLIK VENTRIKEL KIRI PADA PASIEN DENGAN RISIKO RENDAH KARDIOVASKULAR

dr. Onny Primasatya Nugroho (2019) KORELASI ANTARA LEMAK TUBUH (VISCERAL FAT) YANG DIUKUR MENGGUNAKAN BIOELECTRICAL IMPEDANCE ANALYSIS DENGAN DISFUNGSI DIASTOLIK VENTRIKEL KIRI PADA PASIEN DENGAN RISIKO RENDAH KARDIOVASKULAR. Masters thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.

[img] Text (FULLTEXT)
357. Karya Akhir Onny PN, dr.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Latar Belakang: Penyakit kardiovaskular (PKV) terutama penyakit jantung, merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia (WHO,2018). Insiden PKV dalam hal ini disfungsi diastolik ventrikel kiri sangat erat kaitannya dengan faktor risiko tradisional maupun non tradisional sebagai penyebab PKV. Salah satu faktor risiko tradisional yang berperan pada terjadinya PKV adalah kadar lemak tubuh yang berlebih. lemak tubuh yang berlebih terkait dengan inflamasi kronis derajat rendah, Bioelectrical Impedance Analysis (BIA) adalah alat yang dapat digunakan untuk mengukur kadar lemak tubuh baik subcutaneous fat maupun visceral fat. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara kadar lemak tubuh (Visceral Fat) yang diukur dengan bioelectrical impedance analysis (BIA) dengan disfungsi diastolik ventrikel kiri pada pasien dengan risiko rendah kardiovaskular. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancang penelitian cross sectional, pada pasien poli jantung RSUD Kota, Madiun. Besar sampel 50 sampel (menggunakan rumus koefisien korelasi) yang dilakukan dalam waktu 2 bulan (septemberoktober 2019), pasien yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi kemudian dilakukan pemeriksaan BIA dan ekhokardiografi di lokasi yang sama, dan dilakukan uji statistik dengan uji spearman. Hasil : Analisis data menunjukkan adanya korelasi yang kuat baik antara lemak tubuh (visceral fat) dengan kejadian disfungsi diastolik (r=0.429, P<0.05), dan juga BMI dengan kejadian disfungsi diastolik (r=0.534, P<0.05), namun antara body fat dengan disfungsi diastolik tidak didapatkan korelasi yang kuat. Kesimpulan: kadar lemak tubuh (visceral fat) yang diukur dengan menggunakan bioelectrical impedance analysis (BIA) dapat digunakan sebagai langkah awal dalam melakukan deteksi lebih dini pada penyakit kardiovaskular (PKV) terutama disfungsi diastolik ventrikel kiri.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: visceral fat, bioelectrical impedance analysis, disfungsi diastolik ventrikel kiri
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Ilmu Penyakit Jantung
Creators:
CreatorsNIM
dr. Onny Primasatya NugrohoNIM011428136307
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorBudi Susetyo JuwonoNIDN-
Thesis advisorAgus SubagjoNIDN8857700016
Depositing User: Dwi Marina
Date Deposited: 14 Oct 2026 05:24
Last Modified: 14 Oct 2026 05:24
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/149160
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item