BIMO SASONO (2019) PENGARUH PENURUNAN ESTROGEN TERHADAP SEL KONDROPROGENITOR PADA MEKANISME PRE OSTEOARTRITIS PASCA MENOPAUSE DENGAN MENGANALISIS EKSPRESI TGF-β, RUNX2, SOX9, MMP-13, DAN KOLAGEN TIPE 2 (PENELITIAN PADA TIKUS MODEL). Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (FULLTEXT)
365. Disertasi BIMO SASONO 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Background: Osteoartritis merupakan penyakit sendi yang dipengaruhi beberapa faktor diantaranya menopause. Pada perempuan pasca menopause terjadi penurunan kadar estrogen yang menyebabkan penurunan kadar Kolagen Tipe 2 pada cartilage sendi, tetapi mekanismenya sampai saat ini belum jelas. Kadar Kolagen Tipe 2 pada tulang rawan sendi merupakan tolok ukur awal terjadinya Osteoarthritis pasca menopause. Objective: menjelaskan mekanisme penurunan jumlah kolagen tipe 2 pada Osteoarthritis pasca menopause. Methods: Ada 6 kelompok terdiri dari 54 tikus strain wistar (Rattus norvegicus): Kelompok kontrol 27 ekor dilakukan Sham procedure dan kelompok perlakuan 27 ekor yang dilakukan ovarektomi bilateral. Dilakukan analisis pengaruh penurunan kadar Estrogen (model tikus pasca menopause) terhadap kondrosit dan sel kodroprogenitor. Penghitungan jumlah hipertrofi kondrosit dengan pengukuran kadar estrogen, TGF-β menggunakan Teknik ELISA dan pengukuran kadar RUNX2, SOX9, MMP-13, Kolagen Tipe 2 dengan metoda Immuno Histo Chemistry (IHC). Pemeriksaan Histopatologi untuk menentukan jumlah kondrosit hipertrofi. Data dianalisis menggunakan Anova, Brown-Foresythe, HSD, Games-Howel, Kruskal-Wallis ,Mann-Whitney dan analisis jalur dengan perangkat lunak SPSS 21. Results: Terdapat penurunan kadar estrogen pada tikus yang dilakukan ovarektomi bilateral dibandingkan kontrol ( p< 0.05 ). Kadar TGF-β meningkat pada tikus yang dilakukan ovarektomi bilateral dibandingkan kontrol ( p< 0.05 ), kadar RUNX2 meningkat pada tikus OVX. dibandingkan kontrol ( p< 0.05 ), kadar SOX9 menurun pada tikus OVX. dibandingkan kontrol ( p< 0.05 ) dan didapatkan peningkatan jumlah kondrosit hipertrofi pada tikus OVX. dibandingkan kontrol ( p< 0.05 ), terdapat peningkatan kadar MMP-13 pada tikus OVX. dibandingkan kontrol ( p< 0.05 ) dan kadar kolagen tipe 2 menurun pada tikus OVX dibandingkan kontrol ( p< 0.05 ). Conclusions: Penurunan kadar Estrogen mengakibatkan kadar Kolagen Tipe 2 pada cartilage sendi menurun melalui peran TGF-β, RUNX2, SOX9, MMP-13 dan terbentuknya kondrosit hipertrofi.
| Item Type: | Thesis (Disertasi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | osteoartritis, estrogen, sel kondroprogenitor, TGF-β, RUNX2, MMP-13, kondrosit hipertrofi | |||||||||
| Subjects: | R Medicine | |||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S3 Ilmu Kedokteran | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Dwi Marina | |||||||||
| Date Deposited: | 15 Oct 2026 01:14 | |||||||||
| Last Modified: | 15 Oct 2026 01:14 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/149178 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


