Nahdiya Rosa Ahmari, - (2023) Pemberian Terapi Nebulisasi Dengan Hypertonic Saline 3% Dan Fisioterapi Dada Pada Pasien Dengan Masalah Keperawatan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif. Karya Akhir Profesi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
NAHDIYA ROSA AHMARI.pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) | Request a copy |
Abstract
Pendahuluan: Pneumonia adalah penyakit infeksi akut yang mengenat Janngan (paru-paru) tepatnya di alveoli yang disebabkan oleh beberapa mikroorganisme sepcrti virus, bakte ri, jamur, maupun mikroorganisme lainnya. WHO mencatat kurang lebih 22.000 kasus kematian yang diakibatkan oleh pneumonia di Indonesia. Mctodc: Desain studi kasus tunggal pada pasien dengan pneumonia dilakukan pcmberian terapi nebulisasi hyperto nic sa line dan fi sioterapi dada selama 7 hari dengan durasi I 0-15 menit yang dilakukan setiap hari dengan kri teria has il yang sesuai dcngan Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI) Hasil dan Pembahasan : Pasien saat pengkajian awal dengan keluhan tidak da pat di kaj i karena pasien terintubasi. pola napas abnormal, frekuensi napas 24x/menit. bunyi napas ronkhi, produksi sekret berlebih berwarna putih konsistensi kental dan mengguna kan alat bantu ventilator mekanik. Setelah diberikan intervensi terapi nebuli sasi Hypertonic saline 3% dan fi sioterapi dada yang tclah dil akukan sclama 7 hari dengan durasi I 0- 15 men it, didapatkan hasil pola napas normal, RR dalam rentang normal ( 18-20 x/menit), bunyi napas ronkhi dil apang paru bagian kanan menurun, produksi sckret menurun dibandingkan dcngan hari sebelumnya. Kcsimpulan: Kondisi bersihan jalan napas yang mem ba ik disebabkan adanya kolaborasi pemberian terapi nebul isasi menggunakan Hyperlonic saline 3% dan fi sioterapi dada. Pas ien dengan pneumonia dapat ditegakkan diagnosa keperawatan SDK! kategori fisiologis subkategori respirasi dengan nomor diagnosa 0.0001 Bersihan jalan napas tidak efcktif. I ntervensi pem berian terapi nebuli sasi dan fisioterapi dada telah sesuai dengan S I K I yakni manajcmen jalan napas (1.01011) dengan teraputik melakukan fi sioterapi dada dan kolaborasi terap i nebulisasi. lntcrvensi dilakukan selama 7 hari. Kriteria basi l yang didapatkan yaitu ber·sihan jalan nafas (SLKI-L.OlOOl) berupa pola napas normal. RR dalam rentang normal ( 18-20 x/men it), bunyi napas ronkhi dilapang pant bagian kanan dan kiri menurun, produksi sckret berkurang dibandingkan dengan hari sebelumnya.
| Item Type: | Thesis (Karya Akhir Profesi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Terapi nebulisasi hyperlonic saline, fi sioterapi dada, bersihan jalan napas tidak efcktif, pneumonia | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology > Including massage, exercise, occupational therapy, hydrotherapy, phototherapy, radiotherapy, thermotherapy, electrotherapy | ||||||
| Divisions: | 13. Fakultas Keperawatan > Profesi Ners (Keperawatan) | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Fahimatun Nafisa Nafisa | ||||||
| Date Deposited: | 15 Oct 2026 07:15 | ||||||
| Last Modified: | 15 Oct 2026 07:15 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/149237 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


