KARAKTERISTIK KOLEKTOR BARANG ANTIK : Suatu Kajian Leisure Studies tentang Empat Elemen yang Mempengaruhi Karakter Kolektor

NURHAYATI, 071211623002 (2014) KARAKTERISTIK KOLEKTOR BARANG ANTIK : Suatu Kajian Leisure Studies tentang Empat Elemen yang Mempengaruhi Karakter Kolektor. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2014-nurhayati-34070-6.abstr-k.pdf

Download (289kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
133.gdlhub-gdl-s1-2014-nurhayati-fulltext.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kegiatan mengkoleksi barang antik merupakan bagian dari kegiatan serious leisure yang membutuhkan dedikasi maupun kompetensi dari para pelakunya. Untuk dapat melaksanakan kegiatannya para pelaku serious leisure dituntut untuk memiliki serangkaian keterampilan dan pengetahuan mengenai obyeknya yang ditujunya. Dalam hal ini, para kolektor barang antik dituntut untuk memiliki serangkaian keterampilan dan pengetahuan untuk mengumpulkan, menyeleksi, memelihara dan memahami makna historis dibalik barang antik itu sendiri. Dalam serious leisure perspektif, Stebbins melihat bahwa kajian mengenai leisure merupakan kajian yang bersifat multidisipliner. Sebagai suatu ilmu yang mengkaji sisi humanism manusia, maka kajian leisure mengambil semua aspek kajian humaniora, dan diantaranya adalah kajian di bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi. Tentu saja terdapat perbedaan mendasar, mengenai kajian leisure dalam sudut pandang para sosiolog dengan para akademisi Ilmu Informasi dan Perpustakaan. Hartel sendiri merupakan salah satu pelopor diadopsinya kajian ini untuk memahami perilaku informasi diantara para pelaku serious leisure. Dan bekerjasama dengan Stebbins membantu menjembatani kajian ini dalam bidang Ilmu Informasi dan Perpustakaan. Bagi peneliti, kajian serious leisure ini ternyata mampu menjembatani hal yang hilang dari kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan ketika kita ingin mencoba memahami perilaku informasi para pelaku dalam aktivitas serious leisure, yang dalam hal ini adalah perilaku informasi diantara kolektor barang antik. Dengan menggunakan kajian leisure (leisure studies), tersebut, peneliti menemukan bahwa informasi peranan memiliki peranan vital dalam menentukan identitas seorang kolektor, disamping elemen-elemen lainnya seperti intensitas relasi seorang kolektor dengan orang-orang disekitarnya yang bukan merupakan seorang kolektor, intensitas relasinya dengan sesame kolektor dan Kelangkaan dari barang antic yang dimiliki. Dengan mengulas empat elemen tersebut, akan didapatkan tipe-tipe kolektor, seperti yang dikemukakan oleh Lee dan Trace (2009) mengenai empat tipe kolektor, yaitu serious collector, casual collector, social collector dan unique collector yang merupakan sifat dari gabungan tiga tipe kolektor dasar sebelumnya. Penelitian ini juga mengusulkan kajian ulang mengenai tipe-tipe seorang kolektor berdasarkan dedikasinya, dimana dalam konsep milik Stebbins dan Hartel,seorang kolektor, tidak akan pernah menncapai kualitas kerja sebagaimana halnya seorang pekerja professional dalam bidang yang sama, karena dedikasi dari seorang kolektor tidak akan pernah mencapai tingkatan seorang pekerja professional yang mendedikasikan seluruh hidupnya dalam pengetahuan mengenai obyek yang menjadi gantungan hidupnya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FIS. IIP. 89/14 Nur k
Uncontrolled Keywords: LEISURE; COLLECTORS AND COLLECTING
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Informasi dan Perpustakaan
Creators:
CreatorsNIM
NURHAYATI, 071211623002UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorTri Soesantari, Dra. ,M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Yuliana Ariandini Ayuningtyas
Date Deposited: 25 Nov 2014 12:00
Last Modified: 25 Aug 2016 02:14
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/15810
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item