EFEK PEMBERIAN EKSTRAK BIJI PINANG (Areca catechu) DOSIS TOKSIK TERHADAP KADAR SGPT dan SGOT PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)

ANGKY TUNDUN SANTOSO, 069912687 (2006) EFEK PEMBERIAN EKSTRAK BIJI PINANG (Areca catechu) DOSIS TOKSIK TERHADAP KADAR SGPT dan SGOT PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2006-santosoang-2004-kh1120-k.pdf

Download (287kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2006-santosoang-2004-kh112_06.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah biji pinang (Areca catechu) mempunyai efek terhadap kadar SGPT dan SGOT tikus putih (Rattus norvegicus) jika diberikan dengan dosis toksik. Biji pinang yang biasa digunakan sebagai obat anthelmentika tradisional. Dalam penelitian ini digunakan tikus putih jenis wistar, jantan dengan berat sekitar 100-200 gram, sehat dengan umur sekitar 2-3 bulan. Selama percobaan tikus diberikan pakan 521 ayam pedaging. Sebanyak 40 ekor yang dibagi menjadi empat kelompok perlakuan dan 10 ulangan. Kelompok P0 sebagai kontrol, kelompok P1 pemberian ekstrak biji pinang dosis I (84 mg/ 200g BB), kelompok P2 pemberian ekstrak biji pinang dosis II (168 mg/ 200g BB), dan kelompok P3 pemberian ekstrak biji pinang dosis III (252 mg/ 200g BB). Pemberian esktrak biji pinang satu kali, peroral dan setelah satu minggu diambil darahnya melalui sinus orbitalis untuk diperiksa kadar enzim SGPT dan SGOT nya. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Analisis Varian dan jika terdapat perbedaan yang nyata dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT 5%). Hasil penelitian menunjukkan pada perhitungan kadar enzim SGPT, Fhitung > Ftabel menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata (p<0,05). Kenaikan kadar enzim SGPT tertinggi pada kelompok P2 yang tidak berbeda nyata dengan kelompok P1 dan P3. Pada penghitungan kadar enzim SGOT, Fhitung > Ftabel menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata (p<0,05). Kenaikan kadar enzim SGOT tertinggi pada kelompok P3. Kelompok P2 yang tidak berbeda nyata dengan P1 memiliki nilai yang lebih rendah

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK KH 112/06 San e
Uncontrolled Keywords: BETEL PALM; MEDICINAL PLANTS; ASPARTATE AMINOTRANSFERASE
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture > SF600-1100 Veterinary medicine > Including veterinary genetics, ethology, anatomy, physiology, embryology, pathology
Divisions: 06. Fakultas Kedokteran Hewan
Creators:
CreatorsNIM
ANGKY TUNDUN SANTOSO, 069912687UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorDiah Kusumawati, Dr. , S.U., drh.UNSPECIFIED
Depositing User: Dwi Prihastuti
Date Deposited: 13 Sep 2006 12:00
Last Modified: 05 Aug 2016 05:12
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/20240
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item