PERBANDINGAN KADAR ESTRADIOL 17β DALAM MEDIA BIAKAN IN VITRO SEL HEPAR KAMBING DENGAN SEL HEPAR SAPI

MUHAMMAD FAQIH MAPPATUNRU, 060413356 (2009) PERBANDINGAN KADAR ESTRADIOL 17β DALAM MEDIA BIAKAN IN VITRO SEL HEPAR KAMBING DENGAN SEL HEPAR SAPI. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
gdlhub-gdl-s1-2011-mappatunru-15926-kh92-10-k.pdf

Download (454kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-mappatunru-13328-kh92-10-e.pdf
Restricted to Registered users only

Download (973kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Estrogen merupakan hormon yang menyebabkan birahi pada hewan betina dan menstimulir pertumbuhan alat kelamin, serta menyebabkan pertumbuhan sifat–sifat kelamin sekunder pada hewan betina Estrogen diproduksi oleh sel teka interna folikel di ovarium secara primer , dan dalam jumlah lebih sedikit juga diproduksi di kelenjar kortex adrenal melalui konversi hormon androgen. Estradiol disintesis di dalam ovarium, terutama dari kolesterol. Hepar mengkonjugasikan estradiol menjadi glucuronide dan sulfat, yang selanjutnya dikeluarkan terutama melalui urin dan kurang lebih seperlimanya melalui sistem empedu. Hepar juga bertanggung jawab mengkonversi estradiol dan estron menjadi estriol. Penelitian tentang biakan sel hepar kambing dan sapi ini mempunyai tujuan untuk mengetahui yang manakah yang mengandung estradiol 17β yang lebih tinggi yang terdapat di dalam media biakan in vitro sel hepar kambing dan sapi. Besar harapan bahwa penelitian ini akan dapat memberikan sumbangan informasi yang sangat berharga bagi pengembangan penelitian dalam bidang bioteknologi. Biakan sel monolayer hepar didapatkan dari hepar kambing dan sapi yang diambil dari RPH Pegirian Surabaya kemudian dibuat sediaan kultur dengan cara hepar dipotong kecil-kecil dan dihomogenkan serta melalui proses tripsinasi dan disentrifus hingga didapatkan sediaan kultur sel monolayer hepar. Selanjutnya 100 μl pellet dikultur kedalam 100 μl TCM 199 yang telah ditambah 10% FCS, 10% PMSG dan antibiotik dan ditutup dengan mineral oil. Kultur kemudian diinkubasikan dalam inkubator dengan temperatur 37 oC, 5 % CO2 dan kelembaban maksimal. Selanjutnya media diganti setiap 72 jam sekali Sampel yang digunakan untuk pemeriksaan adalah media yang diambil pada saat penggantian media pada hari keenam. Penelitian ini dilakukan ulangan sebanyak enam kali dan dua perlakuan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji Analisis Varian (Anava), dilanjutkan dengan Uji jarak berganda Duncan taraf signifikan 5% untuk mengetahui perbedaan diantara perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar estradiol 17β yang terdapat di dalam media biakan sel hepar kambing (88.60 ± 12.68) menunjukkan hasil ratarata yang lebih tinggi daripada rata-rata kadar estradiol 17β yang di dalam media biakan sel hepar sapi (69.01 ± 15.54). Untuk mengetahui sumber estradiol 17β dalam media biakan in vitro sel hepar disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai kadar estradiol 17β terdapat dalam homogenat/lisat sel hepar kambing dan sel hepar sapi untuk mengetahui sumber estradiol 17β yang terdapat di dalam media biakan in vitro sel hepar.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK KH 92/10 Map p
Uncontrolled Keywords: estrogen hormone, goat liver cell, bovine liver cell, in vitro culture
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture > SF380-388 Goats
S Agriculture > SF Animal culture > SF600-1100 Veterinary medicine > SF811-909 Veterinary medicine of special organs, regions, and systems
Divisions: 06. Fakultas Kedokteran Hewan
Creators:
CreatorsNIM
MUHAMMAD FAQIH MAPPATUNRU, 060413356UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorNanik Sianita W, S.U., DrhUNSPECIFIED
Thesis advisorImam Mustofa, Prof., Dr., M.Kes., drhUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 09 Mar 2011 12:00
Last Modified: 04 Jul 2017 21:50
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/20393
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item