TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT DESA RAPADAYA TERHADAP PROGRAM COMMUNITY LEAD TOTAL SANITATION (Studi Kasus di Kecamatan Omben Kabupaten Sampang)

ROSMAILI, 100830486 (2011) TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT DESA RAPADAYA TERHADAP PROGRAM COMMUNITY LEAD TOTAL SANITATION (Studi Kasus di Kecamatan Omben Kabupaten Sampang). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-rosmaili-17325-kkckkf-k.pdf

Download (313kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-rosmaili-14477-kkckkf-t.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Dusun Ampenang, Dusun Ambulung, Dusun Angsokah Desa Rapadaya Kecamatan Omben Kabupaten Sampang merupakan dusun yang menjadi sasaran program CLTS di Kabupaten Sampang. Desa Rapadaya ternyata belum membuahkan hasil seperti yang diharapkan yaitu menjadi desa yang bebas dari perilaku BAB sembarangan atau desa ODF (Open Defecation Free). Hal ini terkait dengan bagaimana tingkat partisipasi masyarakat Desa Rapadaya terhadap kebutuhan untuk hidup bersih dan sehat seperti yang disosialisasikan oleh program CLTS. Tujuan dari penelitian ini adalah Mengetahui tingkat partisipasi masyarakat terhadap program CLTS (Community Lead Total Sanitation) di Desa Rapadaya Kecamatan Omben Kabupaten Sampang. Penelitian ini merupakan penelitan observasional dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Variabel bebas penelitian adalah proses CLTS, Pengambilan keputusan, pelaksanaan kegiatan serta pemanfaatan dan pemeliharaan sarana jamban. Populasi penelitian adalah seluruh KK di Desa Rapadaya Kecamatan Omben Kabupaten Sampang yang terbagi dalam tiga dusun yang diambil dengan simple random sampling. Sampel penelitian ini adalah 81 responden yang terdiri dari 13 responden dari Dusun Ampenang, 34 responden dari dusun Ambulung, dan 34 responden dari dusun Angsokah. Hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa masyarakat Desa Rapadaya melakukan proses CLTS melalui tahapan-tahapan dimana masing-masing tahapan termasuk kategori sedang (69.1%), tinggi(43.2%), tinggi (43.2%), tinggi (54.3%), tinggi (60.5%), sedang (56.8%), tinggi (70.4%). Proses pengambilan keputusan dalam pencapaian dan pemanfaatan jamban sesudah CLTS memiliki kategori yang tinggi (75%), pelaksanaan kegiatan dalam pencapaian dan pemanfaatan jamban sesudah CLTS memiliki kategori sedang (59.3%), pemanfaatan dan pemeliharaan sarana jamban dalam pencapaian dan pemanfaatan jamban sesudah CLTS memiliki kategori yang tinggi (69.1%). Sedangkan pencapaian dan pemanfaatan jamban sesudah CLTS selama periode dua tahun dapat digambarkan berdasarkan data sekunder dari Puskesmas Omben terjadi peningkatan yang sangat kecil yaitu 12.4%. Hasil Uji tingkat partisipasi masyarakat terhadap program CLTS diperoleh nilai regresi logistic lebih besar dari nilai signifikan 0,00 yang berarti tidak terdapat pengaruh tingkat partisipasi masyarakat terhadap program CLTS di Desa Rapadaya Kecamatan Omben Kabupaten Sampang namun means total skor dari variabel proses dan partisipasi masyarakat di antara 3 dusun berbeda. Kesimpulan yang dapat ditarik adalah keberhasilan program CLTS berhubungan dengan kualitas pemicuan yang dilakukan oleh community facilitator CLTS dan tingkat Partisipasi masyarakat dalam terlaksananya program kesehatan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 185/10 Ros t
Uncontrolled Keywords: SANITATION
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM
ROSMAILI, 100830486UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorOedojo Soedirham, , dr., M.PH., M.A., Ph.DUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 29 Mar 2011 12:00
Last Modified: 02 Aug 2016 02:16
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22039
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item