ANALISIS SURVIVAL PADA PENDERITA PENYAKIT GINJAL KRONIS(Studi pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis di RSU Haji Surabaya)

RAMA RAHMAWATI, 100710 20 (2011) ANALISIS SURVIVAL PADA PENDERITA PENYAKIT GINJAL KRONIS(Studi pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis di RSU Haji Surabaya). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-rahmawatir-20781-fkm230-k.pdf

Download (342kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-rahmawatir-17429-fkm230-a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Adanya keterbatasan waktu dan biaya dalam penelitian menyebabkan ketidaklengkapan data (data tersensor). Menganalisis suatu data tersensor diperlukan analisis khusus, yaitu analisis survival. Analisis survival dalam penelitian ini akan diterapkan pada ketahanan hidup penderita Penyakit Ginjal Kronis (PGK). Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis faktor yang berpengaruh terhadap ketahanan hidup pasien PGK yang dirawat di RSU Haji Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian terapan yang bersifat observasional analitik. Penelitian dilaksanakan dengan mengambil data sekunder berupa kartu status kesehatan seluruh pasien PGK yang menjalani perawatan di RSU Haji Surabaya tahun 2008, dengan menggunakan analisis Regresi Cox. Variabel bebas penelitian adalah karakteristik sosiodemografis (jenis kelamin dan umur) dan karakteristik klinis (BUN, kreatinin darah, stadium, diabetes mellitus, hipertensi, anemia, dan terapi). Sebagian besar pasien berjenis kelamin laki-laki, menjalani perawatan pertama kali pada kelompok umur ≥50 tahun dengan peningkatan BUN dan kreatinin darah. Sebagian besar berada pada stadium V dan menderita penyakit penyerta (diabetes mellitus, hipertensi, anemia) serta menjalani terapi aktif. Ratarata waktu bertahan hidup pasien PGK secara umum adalah 130 minggu. Pasien dengan jenis kelamin laki-laki pada kelompok umur ≥50 tahun tanpa peningkatan BUN dan kreatinin darah dengan stadium awal, tidak disertai penyakit lain, dan menjalani terapi aktif memiliki rata-rata waktu bertahan hidup yang lebih lama. Analisis Regresi Cox menunjukkan bahwa variabel bebas berpengaruh terhadap waktu ketahanan hidup (p-value<0,05). Stadium saat pertama kali menjalani perawatan (p-value=0,001; OR=0,034) dan status diabetes mellitus (pvalue= 0,006; OR=7,997) berpengaruh terhadap ketahanan hidup pasien PGK. Permodelan fungsi hazard Cox yaitu hi (t) = h0 (t) exp (2,079DMi – 3,393STAGEi). Disimpulkan bahwa pasien PGK dengan stadium V saat pertama kali menjalani perawatan memiliki risiko kematian 2,941 kali lebih besar daripada pasien dengan stadium I, II, III, IV dan pasien PGK dengan penyakit diabetes mellitus memiliki risiko kematian 7,997 kali lebih besar daripada pasien tanpa penyakit diabetes mellitus.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 230 / 11 Rah a
Uncontrolled Keywords: PROPORTIONAL HAZARDS MODEL ; KIDNEY FAILUR , CRONIC
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM
RAMA RAHMAWATI, 100710 20UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
UNSPECIFIEDMahmudah, Ir., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 11 Nov 2011 12:00
Last Modified: 28 Oct 2016 23:22
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23076
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item