PENGARUH KONSENTRASI PUPUK DAUN TURI (Sesbania grandiflora) TERHADAP POPULASI Chaetoceros sp.

ELOK AGUNG SASMITA, 060810106 P (2013) PENGARUH KONSENTRASI PUPUK DAUN TURI (Sesbania grandiflora) TERHADAP POPULASI Chaetoceros sp. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (120kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Chaetoceros sp. merupakan salah satu jenis pakan alami yang dapat memenuhi kebutuhan nutrisi larva udang karena memiliki kandungan protein yang tinggi, dan mudah dicerna. Produktifitas kultur Chaetoceros sp. dapat menjadi tinggi apabila nutrient makro dan mikro pada media kultur dapat terpenuhi. Turi (Sesbania grandiflora) merupakan tanamam leguminosa yang bersimbiosis dengan bakteri Rhizobium leguminoserum sehingga mampu mengikat unsur nitrogen dari udara. Kandungan nutrient daun turi (Sesbania grandiflora) dapat memenuhi kebutuhan unsur makro dan mikro yang penting untuk pertumbuhan Chaetoceros sp. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pupuk daun turi (Sesbania grandiflora) terhadap populasi Chaetoceros sp. dan konsentrasi optimal pupuk daun turi (Sesbania grandiflora) pada kultur Chaetoceros sp. Penelitian dilakukan pada bulan April di Laboratorium Basah Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga Surabaya. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dilanjutkan dengan uji Jarak Berganda Duncan. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Chaetoceros sp. yang dikultur pada medium 1 L dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan. Konsentrasi pupuk daun turi yang diberikan dalam penelitian yaitu, A (1 ml/L), B (2 ml/L), C (3 ml/L), D (4 ml/L), E (5 ml/L), F (6 ml/L) dan K( kontrol Walne 1 ml/L) Parameter utama yang diamati adalah populasi Chaetoceros sp., sedangkan parameter pendukung yang diamati adalah suhu, pH, dan salinitas. Hasil analisis varian (ANAVA) populasi Chaetoceros sp. yang dikultur dengan pupuk daun turi (Sesbania grandiflora) di mulai sejak hari pertama hingga hari kesembilan menunjukkan bahwa perlakuan pupuk daun turi (Sesbania grandiflora) pada hari pertama, kedua, ketiga, keempat, ketujuh dan kesembilan memberikan pengaruh yang berbeda nyata (p<0,05) terhadap populasi dari Chaetoceros sp. Sedangkan pada hari kelima, keenam dan kedelapan perlakuan pupuk daun turi (Sesbania grandiflora) memberikan pengaruh yang tidak berbeda nyata (p>0,05) terhadap populasi Chaetoceros sp. Pada hari ketujuh merupakan puncak populasi bagi perlakuan C (3 ml/L) dengan kepadatan 1937500 sel/ml.Sedangkan pada hari kedelapan merupakan puncak populasi dari perlakuan A (1ml/L) dengan kepadatan 27250500 sel/ml, perlakuan K (Walne 1ml/L) dengan kepadatan 2225000 sel/ml. . Pupuk daun turi (Sesbania grandiflora) konsentrasi 1 ml/L dapat digunakan sebagai pupuk Chaetoceros sp. menggantikan pupuk walne. Kualtas air selama penelitian yaitu suhu air berkisar antara 28-31oC, suhu ruang selama penelitian berkisar antara 28-30oC, salinitas berkisar antara 19-31 ppt dan pH berkisar 8-9 masih dalam kisaran optimal kultur Chaetoceros sp.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK BP 54/12 Sas p
Uncontrolled Keywords: POPULATION
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsNIM
ELOK AGUNG SASMITA, 060810106 PUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorA. Shofy MubarakUNSPECIFIED
Depositing User: Dwi Prihastuti
Date Deposited: 22 Jan 2013 12:00
Last Modified: 12 Aug 2016 10:05
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/26382
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item