Pengaruh Defisiensi Zn Kronis Terhadap Kadar TGF- Darah pada Kejadian Celah Bibir dan Langit-langit Non Sindromik: Kajian Pendekatan Molekuler pada Populasi Penduduk Kabupaten TTS dan TTU Propinsi NTT

BAMBANG PARDJIANTO, 099813226 D (2005) Pengaruh Defisiensi Zn Kronis Terhadap Kadar TGF- Darah pada Kejadian Celah Bibir dan Langit-langit Non Sindromik: Kajian Pendekatan Molekuler pada Populasi Penduduk Kabupaten TTS dan TTU Propinsi NTT. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s3-2007-pardjianto-5194-disk39-t.pdf

Download (446kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s3-2007-pardjianto-5194-disk39-5.pdf

Download (944kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Celah bibir dan langit-langit non sindromik (CBL-NS) adalah kelainan bawaan yang tidak disertai kelainan bawaan di tempat lain, disebabkan oleh faktor genetic dipengaruhi faktor lingkungan. Penelitian ini ditujukan untuk mencari penyebab angka kejadian CBL-NS yang cukup tinggi di Propinsi Nusa Tenggara Timur, khususnya di Kabupaten TTS dan TTU Angka kejadian CBL-NS di daerah ini berkisar antara 5-6 per 1000 kelahiran hidup (Sutrisno,1997), pada umumnya angka kejadian CBL-NS 1-2 per 1000 kelahiran hidup (Marzoeki, 1987; Hidajat dkk, 1992; Scapoli et al, 1997; Pezzeti et al, 1998; Martinelli et al 1998; Yoshiora et al, 1998). Daerah tersebut merupakan daerah endemik defisiensi Zn. Zn dibutuhkan untuk transkripsi gen TGF- melalui Zinc Finger Factor. Diduga apabila kadar Zn rendah maka transkripsi gen TGF- berkurang dan kadar TGF- yang diproduksi juga rendah. Salah satu fungsi TGF- untuk embriogenesis daerah bibir dan palatum, antara lain untuk pembentukan palatum primer dan sekunder (Johnson Bronsky, 1995; Machida et al, 1999). Bila kadar TGF- rendah akan menyebabkan gangguan fungsi tersebut dan terjadilah celah. Untuk mengungkap apakah defisiensi Zn dalam darah dapat mempengaruhi kadar TGF- dalam darah dilakukan penelitian di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dan Timor Tengah Utara (TTU) Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada bulan Oktober sampai Desember 2001. Penelitian ini merupakan penelitian observational dan berdasarkan permasalahannya termasuk penelitian Correlational, dengan desain cross sectional dengan memeriksa kadar Zn dan kadar TGF - dalam darah. Subyek penelitian sebanyak 50 wanita usia subur dibagi menjadi 2 grup yaitu kelompok subyek celah (sampel sebanyak 25 orang) dan kontrol (sebanyak 25 orang). Subyek celah adalah wanita usia subur (reproduksi) yang mempunyai anak menderita CBL-NS. Sedangkan control adalah wanita usia subur (reproduksi) yang tidak mempunyai anggota keluarga yang menderita CBL-NS berdasarkan data garis keturunan (pedegree) sampai 3 tingkat. Kadar Zn dan TGF- ditentukan dengan mengambil darah dari pembuluh darah balik lengan atau kaki subyek penelitian yang dimasukkan dalam 2 tabung reaksi masing-masing berisi 5 cc darah yang kemudian disimpan dalam almari es (refregerated) dalam temperatur 4 - 8°C selama 24 jam. Darah di centrifuge dengan kecepatan 1500 rpm dalam waktu 10 menit, selanjutnya serum dipindahkan dalam tabung Ependorf dalam almari es dalam freezer dengan suhu -20 °C. Selanjutnya sampel darah yang telah di centrifuge dikirim menggunakan kotak es (ice box) ke laboratorium. Kadar Zn darah diperiksa dengan metode Atomic Absorption Spectroscopy (AAS) dan kadar TGF- darah dengan metode Elisa di laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan tidak didapatkan pengaruh signifikan antara kadar Zn terhadap TGF- darah (r=0.022 dan p=0.878). Jadi dengan demikian hipotesis pertama : defisiensi Zn kronis berpengaruh menurunkan kadar TGF- , darah tidak terbukti. Terdapat perbedaan kadar darah Zn (p=0.020) dan TGF- (p=0.0 11) yang signifikan antara subyek celah clan non celah (kontrol). Dengan demikian hipotesis kedua : pada defisiensi Zn kronis kadar TGF- dalam darah subyek celah lebih rendah dibandingkan dengan subyek non celah (kontrol) terbukti.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKA KK Dis K 39/05 Par p
Uncontrolled Keywords: Chronic Zn Deficiency, TGF-α , NS-CLP
Subjects: Q Science > QM Human anatomy
R Medicine > RB Pathology > RB37-56.5 Clinical pathology. Laboratory technique
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Kedokteran
Creators:
CreatorsNIM
BAMBANG PARDJIANTO, 099813226 DUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorDjohansjah MarzoekiUNSPECIFIED
Thesis advisorPurnomo SurjohudojoUNSPECIFIED
Thesis advisorAchmad HidayatUNSPECIFIED
Depositing User: mat sjafi'i
Date Deposited: 20 Sep 2016 05:47
Last Modified: 14 Jun 2017 21:42
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/32060
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item