Herry Agoes Hermadi, Prof. Dr., drh., M.Si
(2015)
PEMBERANTASAN KASUS KEMAJIRAN PADA TERNAK MENUJU KEMANDIRIAN DIBIDANG KESEHATAN REPRODUKSI HEWAN DAN KETAHANAN PANGAN DI INDONESIA.
[Pidato Guru Besar]
(Unpublished)
Abstract
Ilmu kemajiran dapat dibagi menjadi 2 pengertian yaitu sterility yaitu kasus kemajiran yang tidak bisa diobati dan infertility yaitu kasus kemajiran yang bisa diobati dan masih mempunyai harapan sembuh, merupakan satu mata rantai dan tak dapat dipisahkan dari ilmu-ilmu reproduksi lainnya. Kegiatan penanggulangan penyakit reproduksi yang didasarkan pada ilmu kemajiran, memberi informasi terakhir dalam penentuan tampilan reproduksi ternak. Tanpa usaha penanggulangan kegagalan reproduksi, tampilan reproduksi yang diperoleh adalah suatu gambaran yang semu yang tidak mencerminkan kemampuan reproduksi nyata dan optimal suatu kelompok ternak. Kemampuan reproduksi yang optimal hanya dapat dicapai sesudah kegiatan penanggulangan kemajiran yang dilaksanakan secara berkesinambungan. Setelah dihadapkan pada berbagai masalah reproduksi yang dimanifestasikan dalam angka-angka penurunan populasi ternak yang mengkhawatirkan di negeri ini, kini disadari bahwa penanggulangan kemajiran harus dipadukan dengan kegiatan pemeriksaan kebuntingan dan inseminasi buatan. Kesadaran ini harus diisi dengan kegiatan-kegiatan nyata dalam program pemberantasan penyakit reproduksi secara Nasional.
Actions (login required)
 |
View Item |