Konstruksi ideologi patriarki dalam karya-karya perempuan pengarang Indonesia mutakhir (Tahun II)

Ida Nurul Chasanah, S.S., M.Hum. and Suminto A. Sayuti, Prof. Dr. (2012) Konstruksi ideologi patriarki dalam karya-karya perempuan pengarang Indonesia mutakhir (Tahun II). UNIVERSITAS AIRLANGGA, Surabaya. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (RINGKASAN)
gdlhub-gdl-res-2013-chasanahid-27277-lp.09-13-k.pdf

Download (716kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini mencoba menemukan suatu pengetahuan dalam bentuk pemahaman (verstehen) dan penjelasan (understanding) tentang perkembangan genre sastra Indonesia mutakhir yang didominasi oleh karya-karya perempuan pengarang sebagai salah satu penelitian sastra yang hendak mengedepankan pembahasan tentang ideologi patriarki pada karya sastra Indonesia mutakhir. Sebagai asumsi dasarnya, bahwa di dalam dekade terakhir ini bermunculan sederet karya-karya yang mengedepankan wac ana ideologi patriarki. Karya-karya tersebut sebagian besar justru ditulis oleh perempuan pengarang. Hal ini tentunya merupakan salah satu fenomena yang sangat mengejutkan. Munculnya karyakarya di atas tidak sekedar menunjukkan adanya dominasi perempuan pengarang yang telah mewamai sejarah kesusastraan Indonesia yang selama ini didominasi oteh laki-laki saja tetapi sekaligus ditandai dengan tingginya apresiasi pembaca karya sastra yang dilahirkan oleh sejumlah pengarang perempuan. Fenomena ini melahirkan satu bentuk penulisan feminin (morfologi feminin) sebagai bentuk pendekonstruksian penulisan maskulin yang selama ini telah menjadi ideologi penulisan sastra. penulisan feminin terbuka dan multiple, variatif dan berirama, penuh kenikmatan dan penuh dengan kemungkinan. Fenomena ini memungkinkan lahimya genre bam, sastra seksis perempuan, yang disebut sebagai SEXTS (seks dan teks). Narnun, bukan berarti seluruh perempuan pengarang Indonesia mutakhir berhasil merepresentasikan ideologi patriarki melalui penulisan fcminin. Tentu, masih ada beberapa pengarang perempuan yang masih terjebak dengan bentuk penulisan maskulin yang telah mengakar dalam dirinya. Penelitian ini memanfaatkan metode content analysis dengan tn~lalui pembacaan sastra dan memanfaatkan teori konstruksi, teori ideologi, L..tn teori representasi. Penelitian ini dimulai dengan pembacaan sastra secara heuristik dan hermeneutik. Dalam pembacaan hermeneutik, dilakukan identifikasi jejak-jejak konstruksi yang berhubungan dengan patriarki, kemudian menarik acuan teks-teks tersebut keluar dan membandingkannya dengan realitas yang berhubungan dengan teks. Hasil penelitian ini memberikan gambaran tentang ideologi patriarki dalam karyakarya perempuan pengarang dan mengungkap perlawanan mereka terhadap kemapanan patriarki dalam karya sastra Indonesia mutakhir. SEXTS dalarn sastra menunjukkan perempuan sebagai individu yang ditulis atas dirinya, dan bisa menyelesaikan persoalannya sendiri, termasuk perasaan tentang tubulmya. Karyakarya para perempuan pengarang Indonesia mutakhir yang sarna-sarna mewacanakan patriarkhi di satu sisi (satu kelompok) lebih mengedepankan aspek seksualitasnya sedangkan di sisi lain (kelompok lain) selain mengedepankan seksualitas juga mengemasnya dalam berbagai aspek, seperti spiritualitas, mitologi, budaya dan adat istiadat.

Item Type: Other
Additional Information: KKB KK-2 LP.09/13 Cha k FILE FULLTEXT TIDAK TERSEDIA
Uncontrolled Keywords: KONSTRUKSI IDEOLOGI PATRIARKI
Subjects: Q Science > Q Science (General) > Q179.9-180 Research
Divisions: Unair Research > Non-Exacta
Creators:
CreatorsNIM
Ida Nurul Chasanah, S.S., M.Hum.UNSPECIFIED
Suminto A. Sayuti, Prof. Dr.UNSPECIFIED
Depositing User: Tn Joko Iskandar
Date Deposited: 28 Oct 2016 23:14
Last Modified: 28 Oct 2016 23:14
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/43082
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item