ANALISA STRATEGI HEDGING UNTUK MENGHINDARI EXPOSURE TRANSACTION KEWAJIBAN IMPOR DENGAN TEKNIK HEDGING FORWARD CONTRACT DAN MONEY MARKET HEDGING PADA PT."X" (Studi Kasus Pada Perusahaan Manufacturing Di Daerah Margomulyo, Surabaya)

TOMMY GINANJAR SAPUTRA, 041013306 (2013) ANALISA STRATEGI HEDGING UNTUK MENGHINDARI EXPOSURE TRANSACTION KEWAJIBAN IMPOR DENGAN TEKNIK HEDGING FORWARD CONTRACT DAN MONEY MARKET HEDGING PADA PT."X" (Studi Kasus Pada Perusahaan Manufacturing Di Daerah Margomulyo, Surabaya). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (ABSTRAK)
download.php_id=gdlhub-gdl-s1-2013-saputratom-24206&no=5

Download (1kB)
[img] Text (FULL TEXT)
KKB KK-2 A.47-13 Sap a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Salah satu cara yang dapat digunakan oleh perusahaan untuk mengurangi risiko dari valuta asing adalah dengan menerapkan strategi hedging. Penelitian ini mencoba mengetahui teknik hedging mana yang memberikan keuntungan kepada PT X untuk hutang impornya yang memiliki jatuh tempo 30 hari selama periode 2007 dengan membandingkan antara penerapan strategi forward contract hedging dengan money market hedging. Analisis nilai utang luar negeri apabila tidak melakukan hedging (open position) ini dilakukan dengan cara mengalikan antara nilai transaksi utang luar negeri dalam US dollar dengan kurs tukar US dollar terhadap rupiah saat jatuh tempo. Kemudian jika menggunakan forward contract hedging yaitu nilai utang = forward rate dikalikan dengan nilai utang ekspedisi luar negeri. Sedangkan dengan money market hedging, meminjam rupiah sebesar nilai sekarang dari utang tersebut untuk diinvestasikan ke US dollar supaya pada saat jatuh tempo dapat menutupi nilai utang ekspedisi luar negeri kemudian membayar pinjaman ditambah dengan bunga pada saat jatuh tempo. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan tidak melakukan hedging, PT X akan membayar total nilai hutang impornya adalah sebesar Rp. 5.733.583.166. Dengan teknik forward contract hedging jumlahnya adalah sebesar Rp. 5.693.107.944. Sedangkan dengan teknik money market hedging adalah sebesar Rp. 5.723.339.058. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa forward contract hedging menghasilkan inefisiensi yang lebih kecil jika dibandingkan dengan money market serta open position dan langkah langkah yang ditempuh relatif lebih mudah dan fleksibel. Sehingga forward contract hedging adalah alternatif strategi yang paling efektif bagi perusahaan untuk menghindari transaction exposure.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 A.47/13 Sap a
Uncontrolled Keywords: Hedging, Forward Contract, Money Market Hedging, Open Position
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K1000-1395 Commercial law
K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K1000-1395 Commercial law > K1024-1132 Commercial contracts
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi
Creators:
CreatorsNIM
TOMMY GINANJAR SAPUTRA, 041013306UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
EditorKhusnul Prasetyo, SE., MM., Ak.UNSPECIFIED
Depositing User: Andri Yanti
Date Deposited: 01 May 2013 12:00
Last Modified: 28 Jul 2016 06:55
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/451
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item