GADAI GABAH DI LINGKUNGAN PERUM PEGADAIAN DENGAN SISTEM KEAGENAN

NOVI FAHIMA SORAYA, 030015091 (2004) GADAI GABAH DI LINGKUNGAN PERUM PEGADAIAN DENGAN SISTEM KEAGENAN. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Per 16-05 Sor g.pdf

Download (221kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Syarat sah perjanjian gadai adalah dengan meletakkan obyek gadai didalam kekuasaan kregitur, perjanjian gadai batal jika keberadaan obyek gadai keluar dari kekuasaan kreditur, kembali kedalam kekuasaan debitur walaupun kembalinya obyek gadai didalam kekuasaan debitur tersebut atas persetujuan kreditur. Akan tetapi keberadaan obyek gadai didalam kekuasaan agen tidak membuat batalnya perjanjian gadai. Berdasarkan hubungan hukum yang dilandaskan pada perjanjian pemberian kuasa maka memungkinkan bagi agen untuk menguasai obyek gadai yaitu gabah, karena kedudukan gabah didalam gudang agen adalah untuk dan atas nama Perum Pegadaian, sehingga dengan kedudukan benda gadai pada agen tidak melanggar pola inbezitstelling dari gadai, kedua belah pihak yaitu Perum Pegadaian dan petani (debitur) memang sudah menyetujui kedudukan obyek gadai ditangan agen. Inti dari pola inbezitstelling adalah asalkan barang gadai berada diluar kekuasaan debitur. karena obyek gadai adalah benda bergerak yang mudah untuk dipindahkan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Per 16-05 Sor g
Subjects: K Law > KB Religious law in general > KB1-4855 Religious law in general. Comparative religious law. Jurisprudence > KB400-4855 Interdisciplinary discussion of subjects > KB491 Civil law (General)
Divisions: 03. Fakultas Hukum > Hukum Perdata
Creators:
CreatorsNIM
NOVI FAHIMA SORAYA, 030015091UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorAgus Yudha Hernoko, S.H. M.H.UNSPECIFIED
Depositing User: Fahimatun Nafisa Nafisa
Date Deposited: 04 Dec 2016 18:31
Last Modified: 20 Jun 2017 20:36
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/48060
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item