LUSSY TINJUNGSARI, 040214381
(2007)
PENGARUH PERUBAHAN OMZET PENJUALAN TERHADAP MODAL KERJA PADA PERUSAHAAN FOOD AND BEVERAGE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK SURABAYA.
Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
Abstract
Modal kerja bagi perusahaan mempunyai arti yang sangat penting, karena modal kerja merupakan penghubung seluruh transaksi di perusahaan yang dapat diilustrasikan sebagai aliran darah dalam tubuh perusahaan agar perusahaan dapat menjalankan aktivitasnya dengan lancar.
Sedangkan penjualan adalah aktivitas inti dari setiap bentuk perusahaan. Tanpa adanya aktivitas penjualan, perusahaan bukan lagi disebut sebagai badan usaha. Tujuan akhir perusahaan melakukan aktivitas penjualan adalah agar perusahaan mendapat laba yang tinggi. Semakin tinggi omzet penjualan yang dihasilkan, maka semakin besar laba yang diperoleh. Selain itu, tujuan dari aktivitas penjualan ialah mendapatkan dana yang digunakan untuk kontinuitas perusahaan. Dana tersebut tidak lain adalah modal kerja. Hal ini dapat disimpulkan bahwa antara modal kerja dan omzet penjualan terdapat hubungan yang sangat kuat.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif karena mengkaji hubungan antara variabel independen (Omzet Penjualan) dan variabel dependen (Modal Kerja). Yang menjadi sampel adalah perusahaan food and beverages yang terdaftar di Bursa Efek Surabaya pada periode tahun 2003 hingga 2005. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan Regresi Linier Sederhana yang diolah dengan bantuan MINITAB 14.
Dari hasil pengujian, hipotesis 1, 2, dan 3 terbukti. Secara parsial, variabel independen, yaitu omzet penjualan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen, yaitu modal kerja (kas dan setara kas, piutang usaha, dan persediaan).
Actions (login required)
|
View Item |