PENGELOLAAN ASET WISATA SEJARAH MUSEUM SANGIRAN "STUDI DISKRIPTIF UPAYA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN DALAM MENGELOLA ASET WISATA SEJARAH MUSEUM DI KOMPLEK SANGIRAN KABUPATEN SRAGEN"

Teddy Aprido Burhansyah (2005) PENGELOLAAN ASET WISATA SEJARAH MUSEUM SANGIRAN "STUDI DISKRIPTIF UPAYA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN DALAM MENGELOLA ASET WISATA SEJARAH MUSEUM DI KOMPLEK SANGIRAN KABUPATEN SRAGEN". Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Fis PW 91-05 Bur P.pdf

Download (9MB) | Preview
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Pada kenyataannya saat ini di kawasan Kabupaten Sragen banyak memiliki aneka ragam aset wisata sejarah yang disuguhkan untuk menarik wisatawan sebagai pemasukan devisa bagi negara dan pemasukan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Sragen itu sendiri. Tak luput dari mata memandang dan telinga mendengar nama desa Krikilan, kecamatan Kalijambe, kabupaten Sragen Jawa Tengah, pikiran kita pasti tertancap pada obyek wisata sejarah Situs Sangiran. Keberadaan obyek museum yang pembenahannya kian pesat seiring melajunya waktu, keindahan wisata alam dan wisata sejarahnya menghiasi keberadaan obyek wisata museum purbakalanya yang menarik untuk dikunjungi dan dipelajari keberadaannya karena situs Sangiran banyak menyimpan misteri yang harus diungkap dibalik kondisi yang gersang dan panas menyimpan suatu cerita kehidupan yang sangat menakjubkan. Sehubungan dengan hal tersebut diatas maka permasalahan yang dikemukakan dalam penelitian ini, sejauh mana Upaya Pemerintah Kabupaten Sragen dalam mengelola aset wisata yang ada dan kendala-kendala apa saja yang di hadapi dalam pengelolaan di situs Sangiran. Penulisan penelitian ini menggunakan metode penelitian deskripftif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data dari Observasi selama 2 (dua) minggu, wawancara dengan beberapa pihak yang bersangkutan dan perolehan bahan dokumen, diperoleh basil bahwa pengelolaan aset wisata museum Sangiran meliputi pelestarian, perlindungan, pemanfaatan dan pengembangan kawasan, dimana sedapat mungkin tidak mengubah bentang alam dan budaya di kawasan Sangiran serta mengharapkan interaksi dari masyarakat sekitar. Selama ini tujuan utama dari sebuah museum banya memamerkan koleksinya kepada wisatawan, dengan mengandalkan atraksi seperti itu terus menerus wisatawan akan merasa bosan dan jenuh. Oleb sebab itu pemerintah barns bekerja sama dengan para seniman yang ada di Jawa Tengah untuk menambah atraksi-atraksi yang lain. Berbagai promosi dan publikasi pun sudah dilakukan oleb pihak pemerintah dan pengeIola untuk memperkenalkan dan mencari investor baik nasional maupun internasional.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir D3)
Additional Information: KKB KK-2 FIS PW.91/05 Bur p (FULL TEXT TIDAK TERSEDIA)
Uncontrolled Keywords: museum
Subjects: A General Works > AM Museums (General). Collectors and collecting (General) > AM111-160 Museology. Museum methods, technique, etc.
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Pariwisata (D3)
Creators:
CreatorsNIM
Teddy Aprido BurhansyahNIM070110816-S
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorANDY UMARDIONO, S.SosUNSPECIFIED
Depositing User: Andri Yanti
Date Deposited: 30 May 2017 17:30
Last Modified: 30 May 2017 17:30
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/57761
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item