MANAJEMEN PEMBERIAN PAKAN ALAMI Skeletonema costatum PADA LARVA UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) DI UPT PENGEMBANGAN BUDIDAYA AIR PAYAU (UPT PBAP) BANGIL, PASURUAN - JAWA TIMUR

MEGA DWI LESTARI, 141311133060 (2017) MANAJEMEN PEMBERIAN PAKAN ALAMI Skeletonema costatum PADA LARVA UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) DI UPT PENGEMBANGAN BUDIDAYA AIR PAYAU (UPT PBAP) BANGIL, PASURUAN - JAWA TIMUR. Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Airlangga. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
KKC KK PKL.PK.BP.70-17 ABSTRAK.pdf

Download (157kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
KKC KK PKL.PK.BP.70-17 LAPORAN PKL.pdf
Restricted to Registered users only until 27 September 2020.

Download (990kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Udang vaname (Litopenaeus vannamei) merupakan salah satu komoditas ekonomis penting, dikarenakan secara umum peluang usaha budidaya udang vaname tidak jauh berbeda dengan peluang usaha udang lainnya. Dalam pertumbuhannya, larva udang vaname akan berkembang menjadi 3 stadia yaitu nauplius, zoea, dan mysis.Untuk mendapatkan larva udang vaname yang berkualitas diperlukan ketersediaan pakan yang berkualitas. Pakan merupakan unsur penting dalam menunjang pertumbuhan atau kelangsungan hidup ikan maupun udang. Jenis pakan dapat dibedakan menjadi dua yaitu pakan alami dan pakan buatan. Pakan alami dijadikan sebagai sumber energi yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan kelangsungan hidup. Pakan buatan merupakan pakan melengkapi kebutuhan nutrisi dan dapat digunakan sebagai pelengkap pakan alami. Salah satu pakan alami yang sering digunakan adalah Skeletonema costatum. Praktek Kerja Lapang dilaksanakan di UPT Pengembangan Budidaya Air Payau (UPT PBAP) Bangil, Pasuruan, Provinsi Jawa Timur pada tanggal 20 Januari sampai 19 Februari 2016. Metode kerja yang digunakan dalam Praktek Kerja Lapang ini adalah metode deskriptif dengan pengumpulan data meliputi data primer dan data sekunder. Pengambilan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan partisipasi aktif. Kegiatan manajemen pemberian pakan alami di UPT PBAP Bangil meliputi penyediaan pakan alami, teknik pemberian pakan alami, dosis pemberian pakan alami, frekuensi pemberian pakan alami, monitoring pakan serta hambatan yang terjadi selama kegiatan tersebut.Kultur Skeletonema costatum di UPT PBAP bangil dilakukan secara massal dengan kondisi lingkungan kultur pH 7, suhu 250C dan salinitas 25 ppt. Setelah pemeliharaan selama 2 hari, dapat dilakukan pemanenan. Hasil dari pemanenan tersebut, secara langsung dapat digunakan sebagai pakan alami untuk larva udang vaname. Teknik pemberian pakan alami ditebarkan secara merata ke seluruh permukaan bak. Pemberian pakan alami dilakukan satu kali perhari yaitu pada pagi hari dengan dosis pemberian 2,5 liter tiap bak pemeliharaan (volume 10 ton) per hari. Hambatan dalam manajemen pakan alami yakni adanya kontaminasi dalam proses kultur massal. Sehingga menyebabkan populasi plankton dan larva udang vaname menurun bahkan hingga menyebabkan terserang penyakit parasit Zoothanium. Pencegahan utama terhadap masuknya kontaminan pada kultur plankton maupun pencegahan patogen maka adalah melakukan sterilisasi baik bak kultur maupun bak pemeliharaan larva, peralatan, media, dan teknisinya

Item Type: Other
Additional Information: KKC KK PKL.PK.BP.70-17 Les m
Subjects: Q Science > QL Zoology > QL614-639.8 Fishes
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Manajemen Kesehatan Ikan & Budidaya Perikanan
Creators:
CreatorsNIM
MEGA DWI LESTARI, 141311133060UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorWoro Hastuti Satyantini, Dr., Ir., M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: mrs hoeroestijati beta
Date Deposited: 27 Sep 2017 21:47
Last Modified: 27 Sep 2017 21:47
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/61850
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item