ANALISIS WAKTU TUNGGU PELAYANAN RESEP OBAT DENGAN MENGGUNAKAN TEORI ANTRIAN DI APOTEK RAWAT JALAN RSUD IBNU SINA GRESIK

ANA RISKHATUL FITRIA, 101411131031 (2018) ANALISIS WAKTU TUNGGU PELAYANAN RESEP OBAT DENGAN MENGGUNAKAN TEORI ANTRIAN DI APOTEK RAWAT JALAN RSUD IBNU SINA GRESIK. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
KKC KK FKM.210-18 Fit a ABSTRAK.pdf

Download (127kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
KKC KK FKM.210-18 Fit a SKRIPSI.pdf
Restricted to Registered users only until 18 October 2021.

Download (908kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pelayanan farmasi merupakan salah satu pelayanan yang tidak dapat dipisahkan dari seluruh kegiatan di rumah sakit. Lebih dari 90% kegiatan di rumah sakit menggunakan perbekalan farmasi. Salah satu pelayanan farmasi berdasarkan KMK Nomor 129 Tahun 2008 adalah pelayanan waktu tunggu pelayanan obat jadi dan obat racikan. Standar waktu tunggu pelayanan obat jadi adalah ≤30 menit sedangkan pelayanan obat racikan adalah ≤60 menit. Pada tahun 2017 pencapaian waktu tunggu pelayanan resep obat jadi di apotek rawat jalan RSUD Ibnu Sina Gresik belum memenuhi sasaran IFRS sebesar 80%. Penelitian ini berlatar belakang masalah waktu tunggu pelayanan resep obat. Penelitian ini menggunakan teori antrian untuk mengetahui waktu tunggu rata-rata pelayanan resep obat. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis waktu tunggu pelayanan resep obat berdasarkan teori antrian. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan metode observasional dan rancang bangun cross sectional. Sampel penelitian merupakan total populasi resep yang datang dalam satu hari. Jumlah resep yang diteliti sebanyak 373 resep pada hari pertama dan 161 resep pada hari kedua. Data primer diperoleh dari pencatatan waktu kedatangan dan waktu penyerahan obat. Sedangkan data sekunder diperoleh dari telaah dokumen dari apotek rawat jalan RSUD Ibnu Sina Gresik. Hasil penelitian menunjukkan kriteria keadaan antrian di apotek rawat jalan RSUD Ibnu Sina Gresik meliputi pola kedatangan dan pola pelayanan adalah acak, loket penerimaan resep ada dua, disiplin antrian yang berlaku adalah First Come First Served (FCFS), dan jumlah kedatangan tidak terbatas. Sehingga model sistem antrian yang sesuai adalah sistem antrian Pelayanan Ganda dengan Populasi Tidak Terbatas. Berdasarkan hasil perhitungan dapat disimpulkan bahwa waktu tunggu rata-rata baik dalam antrian maupun dalam sistem, waktu tunggu pelayanan resep obat di apotek rawat jalan RSUD Ibnu Sina Gresik sudah sesuai dengan KMK Nomor 129 Tahun 2008.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM.210/18 Fit a
Uncontrolled Keywords: patent medicine, non-patent medicine, queue theory, waiting time
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology > RM671-671.5 Nonprescription drugs. Patent medicines
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM
ANA RISKHATUL FITRIA, 101411131031UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorDjazuly Chalidyanto, Dr., S.KM., M.ARS.UNSPECIFIED
Depositing User: mrs hoeroestijati beta
Date Deposited: 18 Oct 2018 12:13
Last Modified: 18 Oct 2018 12:13
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/74870
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item