Nurul Kholidiyah, 050513276
(2009)
PENGARUH PERBANDINGAN ETILSELULOSA 10 CPS DENGAN KOMBINASI PEG 400-PEG 4000 (5:95) TERHADAP PELEPASAN TEOFILIN DARI SEDIAAN LEPAS LAMBAT.
Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
Abstract
Sediaan lepas lambat merupakan bentuk sediaan yang dimungkinkan untuk memodifikasi pelepasan obat. Sediaan ini dapat mempertahankan kadar terapetik dalam darah selama jangka waktu tertentu (Shargel & Yu, 2005). Metode yang banyak dilakukan untuk pembuatan sediaan ini adalah modifikasi bentuk sediaan menggunakan sistem matriks (Lachman et al, 1994). Etilselulosa 10 cPs merupakan matriks yang banyak digunakan dalam sediaan ini. Bahan ini menghasilkan tablet yang keras dengan tingkat kerapuhan yang rendah, namun memiliki profit disolusi yang buruk (Rowe et al, 2003). Sehingga perlu ditambahkan suatu bahan hidrofilik yang dapat meningkatkan pelepasan teofilin dari matriks.
Telah dilakukan penelitian untuk melihat pengaruh perbandingan etilselulosa 10 cPs dengan kombinasi PEG 400 —PEG 4000 (5:95) terhadap pelepasan teofilin dari sediaan lepas lambat. Dibuat empat formula dengan perbandingan etilselulosa dan kombinasi PEG 400 – PEG 4000 yang berbeda, yaitu 5:1, 3:1, 2:1 dan sebagai formula kontrol digunakan matriks etilselulosa tanpa penambahan kombinasi PEG tersebut. Kombinasi PEG 400 – PEG 4000 yang digunakan sama setiap formula yaitu 5:95.
Pembuatan tablet lepas lambat teofilin dilakukan dengan metode granulasi basah. Sebagai larutan pengikat digunakan PVP K-30 dengan komposisi 5 % dari berat tablet dan dilarutkan dalam etanol 96%. Pengeringan dilakukan dengan oven pada suhu 50°C selama 45 menit. Granul yang terbentuk dilakukan uji kualitas granul yang meliputi uji kadar lembab, pemeriksaan sifat alir dan sudut diam, pemeriksaan jumlah fines dan keseragaman kadar teofilin dalam granul. Kemudian dilakukan pencetakan tablet dengan pencetak tablet hidrolik dengan kekuatan kompresi 1 ton selama 3 detik dan dilakukan uji mutu fisik tablet yang meliputi pemeriksaan kekerasan dan kerapuhan tablet, serta pemeriksaan keseragaman kadar teofilin dalam tablet.
Uji pelepasan teofilin dari matriks dilakukan dengan uji disolusi sesuai USP XXIV. Uji ini dilakukan selama delapan jam dengan alat pengaduk dayung kecepatan 50 rpm dan dilakukan dalam dua media disolusi yang berbeda. Pada satu jam pertama dilakukan dalam media cairan lambung buatan tanpa pepsin pH 1,2 dan pads tujuh jam selanjutnya dengan media larutan dapar fosfat pH 6,0. Uji ini dilakukan pada suhu 37 ± 0,5 °C.
Dari hasil analisis statistik didapatkan ada peningkatan pelepasan seiring dengan peningkatan PEG 400 – PEG 4000 yang digunakan. Hal ini ditunjukkan oleh basil analisis statistik bahwa pada derajat kepercayaan 95 % ada perbedaan bermakna pada harga Efisiensi Disolusi (ED480) antar formula. Bila dibandingkan dengan persyaratan pelepasan teofilin sediaan lepas lambat pada USP XXIV, semua formula hanya memenuhi persyaratan pada jam ke — 2, hanya formula 4 yang memenuhi persyaratan pada jam ke — 4, tidak satupun formula yang memenuhi persyaratan path jam jam selanjutnya. Pada analisis kinetika pelepasan, semua formula menghasilkan pelepasan dengan kinetika higuchi. Pada analisis mekanisme pelepasan teofilin dari matriks didapatkan bahwa F1, F2 dan F3 yang mendominasi adalah pelepasan obat dari matriks porous, sedangkan pada F4 yang mendominasi adalah difusi non fickian.
Actions (login required)
|
View Item |