EKSISTENSI INTERNATIONAL CRIMINAL COURT DALAM TUGAS DAN FUNGSINYA MENGHAPUS IMPUNITAS TERHADAP PELANGGARAN BERAT HAK ASASI MANUSIA

DEWA AYU MAHESWARI ADIANANDA, 031724153018 (2019) EKSISTENSI INTERNATIONAL CRIMINAL COURT DALAM TUGAS DAN FUNGSINYA MENGHAPUS IMPUNITAS TERHADAP PELANGGARAN BERAT HAK ASASI MANUSIA. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text
abstrak.pdf

Download (82kB)
[img] Text
daftar isi.pdf

Download (84kB)
[img] Text
daftar pustaka.pdf

Download (191kB)
[img] Text
full text.pdf
Restricted to Registered users only until 4 December 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: Http:///lib.unair.ac.id

Abstract

Terbentuknya Mahkamah Pidana Internasional membuat isu-isu yang berkenaan dengan HAM mulai diangkat ke publik. Sampai saat ini ICC telah banyak mengadili kasus-kasus pelanggaran berat terhadap HAM sehingga dianggap mampu memutus rantai impunitas bagi pelaku pelanggaran HAM, maka menjadi penting bagi negara-negara untuk melakukan ratifikasi terhadap Statuta Roma 1998. Semangat munculnya ICC ialah bermula dari keinginan bersama negara-negara untuk menghapus impunitas dalam pelanggaran berat HAM, maka keberadaan ICC ke depannya pun bergantung pada kesediaan negara-negara untuk ikut serta mewujudkannya. Untuk menjawab hal tersebut, penulis mencoba melakukan sebuah kajian dengan judul “Eksistensi International Criminal Court Dalam Tugas dan Fungsinya Menghapus Impunitas Terhadap Pelanggaran Berat Hak Asasi Manusia” dengan dua pokok permasalahan yakni; relevansi antara ICC dan impunitas dalam pelanggaran berat HAM serta prospek ICC dalam upaya perlindungan HAM. Penelitian ini adalah penelitian hukum normatif yang bertujuan untuk mencari solusi atas isu hukum serta permasalahan yang timbul dan dikaitkan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sumbernya berupa bahan hukum yang terbagi menjadi bahan hukum primer yang berupa peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan permasalahan yang dibahas, dan bahan hukum sekunder seperti undang-undang, putusan pengadilan, jurnal, ensiklopedia serta kamus hukum. Pendekatan permasalahan dalam penelitian ini terbagi menjadi tiga, yakni pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan studi kasus. Tesis ini bertujuan untuk menjawab bahwa sejak terbentuknya tahun 1998, keberadaan ICC sangat erat kaitannya dengan upaya memutus impunitas terhadap pelanggaran berat HAM. Dalam perjalanannya, ICC tidak hanya berhasil mengadili beberapa kasus tapi juga harus menghadapi beragam tantangan. Setelah 21 tahun berlalu, kinerja ICC tampaknya tidak seperti semangatnya dulu. Maka diperlukan peninjauan ulang terhadap Statuta Roma 1998 dan mekanisme kerja ICC untuk mampu mengakomodir harapan masyarakat internasional dalam kaitannya dengan upaya perlindungan HAM.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK TH Int 03/19 Adi e
Uncontrolled Keywords: International Criminal Court, Impunity, Human Rights
Subjects: H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare > HV1-9960 Social pathology. Social and public welfare. Criminology > HV6001-7220.5 Criminology
Divisions: 03. Fakultas Hukum > Hukum Internasional
Creators:
CreatorsNIM
DEWA AYU MAHESWARI ADIANANDA, 031724153018UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorLina Hastuti, '0011026602UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 04 Dec 2019 04:39
Last Modified: 04 Dec 2019 04:39
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/91994
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item