HUBUNGAN ANTARA ADOLESCENTS’ ROUTINE DISCLOSURE DAN DUKUNGAN ORANG TUA DENGAN PERILAKU DELINKUEN REMAJA LAKI-LAKI

HANNA NABIILA (2019) HUBUNGAN ANTARA ADOLESCENTS’ ROUTINE DISCLOSURE DAN DUKUNGAN ORANG TUA DENGAN PERILAKU DELINKUEN REMAJA LAKI-LAKI. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text
abstrak.pdf

Download (96kB)
[img] Text
daftar isi.pdf

Download (66kB)
[img] Text
daftar pustaka.pdf

Download (114kB)
[img] Text
full text.pdf
Restricted to Registered users only until 19 December 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara Adolescents’ Routine Disclosure dengan Perilaku Delinkuen Remaja Laki-Laki dan apakah terdapat hubungan antara Dukungan Orang Tua dengan Perilaku Delinkuen Remaja Laki-Laki. Adolescents’ Routine Disclosure adalah perilaku spontan dan sukarela remaja untuk menceritakan informasi mengenai hal-hal yang dilakukannya di luar rumah kepada orang tua (Kerr & Stattin, 2000). Dukungan Orang Tua dalam penelitian ini adalah bentuk dukungan yang diterima remaja melalui relasi positif yang didapatkan dari orang tua sebagai salah satu jejaring sosial yang dimilikinya (Cohen, dkk., 2000 dalam Song, Son, & Lin, 2011; Furman & Buhrmester, 1985). Sedangkan Perilaku Delinkuen adalah perilaku remaja yang melanggar norma hukum, beserta pelanggaran status (Sarwono, 2010). Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode survei. Pengambilan data dilakukan menggunakan skala Stimulus Items for Assessment of Actual Disclosure (Smetana, dkk., 2006) untuk mengukur variabel Adolescents’ Routine Disclosure, subskala support dari The Network of Relationship Inventory-Social Provision Version (NRI-SPV) untuk mengukur Dukungan Orang Tua, serta skala Perilaku Delinkuen yang disusun berdasarkan teori perilaku delinkuen remaja milik Sarwono (2010) untuk mengukur Perilaku Delinkuen. Subjek penelitian adalah 32 orang remaja laki-laki berusia 15-18 tahun yang menjadi klien di Unit Pelaksana Teknis Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Marsudi Putra Surabaya. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik statistik korelasi parametrik Pearson Product Moment. Hasil menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara Adolescents’ Routine Disclosure dengan Perilaku Delinkuen (α=0,237 p < 0,05) pada remaja laki-laki. Di samping itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara Dukungan Orang Tua dengan Perilaku Delinkuen (α=0,260 p < 0,05).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK Psi 246/19 Nab h
Uncontrolled Keywords: adolescents’ routine disclosure, delinquent behavior, parental support, parent-adolescent relationship, male adolescent
Subjects: H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ1-2044 The Family. Marriage. Women > HQ503-1064 The family. Marriage. Home > HQ793-799.2 Youth. Adolescents. Teenagers
Divisions: 11. Fakultas Psikologi
Creators:
CreatorsNIM
HANNA NABIILANIM111511133046
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorPrimatia Yogi WulandariNIDN0003017904
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 19 Dec 2019 03:52
Last Modified: 19 Dec 2019 03:52
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/92871
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item