PENURUNAN JUMLAH LIMFOSIT PADA TIKUS WISTAR YANG DIBERI BAKTERI PORPHYROMONAS GINGIVALIS SETELAH PEMBERIAN KURKUMIN

INDRA KURNIA SANTI (2019) PENURUNAN JUMLAH LIMFOSIT PADA TIKUS WISTAR YANG DIBERI BAKTERI PORPHYROMONAS GINGIVALIS SETELAH PEMBERIAN KURKUMIN. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text
KG 194 19 San p ABSTRAK.pdf

Download (47kB)
[img] Text
KG 194 19 San p DAFTAR ISI.pdf

Download (44kB)
[img] Text
KG 194 19 San p DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (52kB)
[img] Text (FULLTEXT)
KG 194 19 San p.pdf
Restricted to Registered users only until 27 December 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pendahuluan: periodontitis adalah penyakit di dalam rongga mulut yang sering terjadi dengan prevalensi 74.1% pada populasi orang Indonesia. Periodontitis adalah keradangan yang terjadi di jaringan periodontal disebabkan oleh bakteri gram negative seperti P. gingivalis. Bakteri P. gingivalis dapat menginisiasi terbentuknya plak yang menyebabkan terjadinya kerusakan pada jaringan periodontal. Limfosit adalah sel inflamasi kronis yang memiliki aktivitas spesifik ketika terjadi periodontitis. Pemanfaatan bahan herbal dalam bidang kesehatan sedang dalam perkembangan, salah satunya adalah kunyit. Salah satu kandungan dari kunyit adalah kurkumin yangmemiliki efek antiinflamasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh kurkumin dalam menurunkan jumlah sel limfosit pada tikus wistar yang diberi bakteri P. gingivalis. Metode: 27 tikus wistar dibagi menjadi 3 kelompok yaitu kelompok normal, kelompok kontrol adalah kelompok yang diberi bakteri P. gingivalis 2 x 106 CFU/ml pada hari 1,4,7,10,13 untuk membuat model periodontitis. Kelompok perlakuan adalah kelompok yang diberi bakteri P. gingivalis hari ke 1,4,7,10,13 dan diberi kurkumin 1%, 2 kali sehari selama 14 hari pada sulkus gingiva gigi insisif tikus. Setelah 14 hari mandibular tikus dipotong dibuat preparat dan hitung limfosit dilakukan menggunakan mikroskop. Hasil: Hasil penelitian ditemukan jumlah limfosit paling tinggi terdapat pada kelompok kontrol yaitu tikus yang dibei bakteri P. gingivalis. Sedangkan jumlah terendah ditemukan pada kelompok perlakuan kurkumin. Kesimpulan: Kurkumin 1% dapat menurunkan jumlah limfosit pada model tikus periodontitis.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK KG.194/19 San p
Uncontrolled Keywords: Periodontitis, Kurkumin, Porphyromonas gingivalis, Limfosit
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Divisions: 02. Fakultas Kedokteran Gigi
Creators:
CreatorsNIM
INDRA KURNIA SANTINIM021611133075
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorAgung KrismarionoNIDN0007036801
Depositing User: Dwi Marina
Date Deposited: 27 Dec 2019 05:04
Last Modified: 27 Dec 2019 05:04
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/93238
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item