Redi Yunianto Koerniawan (2020) Strategi Perluasan Gudang Barang Jadi Menggunakan Analytic Hierarchy Process Studi Pada Pt. Jebe Koko. Thesis thesis, Universitas Airlangga.
Text
1. HALAMAN JUDUL .pdf Download (701kB) |
|
Text
2. ABSTRAK.pdf Download (221kB) |
|
Text
3. DAFTAR ISI.pdf Download (231kB) |
|
Text
4. BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (370kB) |
|
Text
5. BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only until 4 March 2023. Download (413kB) | Request a copy |
|
Text
6. BAB 3 METODE PENELITIAN.pdf Restricted to Registered users only until 4 March 2023. Download (346kB) | Request a copy |
|
Text
7. BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Registered users only until 4 March 2023. Download (830kB) | Request a copy |
|
Text
8. BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Registered users only until 4 March 2023. Download (184kB) | Request a copy |
|
Text
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (147kB) |
|
Text
10. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only until 4 March 2023. Download (340kB) | Request a copy |
Abstract
Pengembangan bisnis yang dilakukan oleh PT. JEBE KOKO (JBKK) menyebabkan terjadinya kelebihan beban pada gudang produk jadi yang dimiliki. Manajemen JBKK memiliki tiga alternatif strategi perluasan gudang untuk mengatasi masalah tersebut, yang terdiri dari 1) Menyewa lahan dan membangun gudang; 2) Menyewa gudang; dan 3) Membeli tanah dan membangun gudang. Demi dapat memilih salah satu strategi yang paling tepat, maka dilakukan analisis menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Adapun kriteria yang dipertimbangkan dalam pemilihan strategi tersebut terdiri dari 1) Luas gudang; 2) Fasilitas gudang; 3) Faktor biaya; dan 4) Lokasi gudang. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui alternatif strategi perluasan gudang yang paling tepat untuk dipilih oleh JBKK menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Jenis penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian diperoleh dari penyebaran kuesioner ke tiga informan penelitian yang terdiri dari 1) Kepala Departemen Gudang Barang Jadi JBKK; 2) Direktur JBKK; and 3) Manajer Grup Supply Chain JBKK. Data tersebut selanjutnya dianalisis menggunakan metode AHP. Hasil penelitian menyatakan bahwa: 1) Kriteria yang memiliki bobot prioritas terbesar adalah Faktor Biaya dengan bobot prioritas sebesar 0,4279. Dengan demikian, Faktor Biaya menjadi faktor utama yang harus dipertimbangkan oleh JBKK dalam memilih alternatif strategi perluasan gudang; dan 2) Alternatif yang memiliki bobot prioritas total terbesar adalah Alternatif II dengan bobot prioritas total sebesar 0,5677. Dengan demikian, Alternatif II menjadi strategi perluasan gudang yang paling tepat untuk dipilih oleh JBKK demi dapat mengatasi permasalahan kelebihan kapasitas gudang produk jadi yang sedang dialami.
Item Type: | Thesis (Thesis) | ||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|
Additional Information: | KKB KK MM 49/20 Koe s | ||||||
Uncontrolled Keywords: | Warehouse Expansion Strategy, Analytical Hierarchy Process (AHP), Cost Factors | ||||||
Subjects: | H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD6977-7080 Cost and standard of living | ||||||
Divisions: | 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Magister Manajemen | ||||||
Creators: |
|
||||||
Contributors: |
|
||||||
Depositing User: | Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id | ||||||
Date Deposited: | 04 Mar 2020 05:26 | ||||||
Last Modified: | 04 Mar 2020 05:26 | ||||||
URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/94808 | ||||||
Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
View Item |