Identifikasi Kanker Serviks Dari Citra Papsmear Menggunakan Metode Convolutional Neural Network (Cnn)

Salsabila Aurellia (2020) Identifikasi Kanker Serviks Dari Citra Papsmear Menggunakan Metode Convolutional Neural Network (Cnn). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN DEPAN)
COVER.pdf

Download (428kB)
[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (65kB)
[img] Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf

Download (74kB)
[img] Text (BAB 1)
BAB I.pdf

Download (75kB)
[img] Text (BAB 2)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only until 8 August 2023.

Download (565kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only until 8 August 2023.

Download (253kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only until 8 August 2023.

Download (253kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only until 8 August 2023.

Download (62kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (93kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only until 8 August 2023.

Download (375kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kanker merupakan salah satu penyakit yang menghasilkan angka kematian yang tinggi di dunia. Salah satunya ialah kanker serviks yang pada tahun 2018 terdapat sebanyak 6,6% dari 570.000 kasus kanker. Kanker serviks sendiri merupakan kanker yang disebabkan oleh virus Human Papilloma Virus (HPV) dimana virus ini menyebabkan perubahan pada DNA sel. Hal ini yang menyebabkan pertumbuhan sel terjadi terus menerus sehingga perlu diadakannya pendeteksian dini. Salah satu pendeteksian dini yang sangat konvensional ialah papsmear. Namun pemeriksaan papsmear memiliki kelemahan yaitu pemeriksaan ini membutuhkan waktu yang lama untuk mengeluarkan hasil diagnosisnya dikarenakan pengamatannya masih secara visual dan subjektif oleh dokter yang memeriksa. Pada penelitian ini telah dibangun suatu kecerdasan buatan dalam mengidentifikasi kanker serviks dengan metode deep learning yaitu Convolutional Neural Network (CNN). Sebelum dilakukannya identifikasi, citra akan dilakukan pre-processing seperti cropping dan resize. Arsitektur CNN yang digunakan pada penelitian ini ialah VGG31. Dapat disimpulkan bahwa identifikasi kanker serviks menggunakan arsitektur VGG31 cukup baik dengan hasil akurasi sebesar 99,6%, sensitivitas sebesar 99,6% dan spesifisitas ssebesar 99,8%.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FST ST T 03/20 Aur i
Uncontrolled Keywords: Identifikasi Kanker Serviks, Convolutional Neural Network, Papsmear
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC0254 Neoplasms. Tumors. Oncology (including Cancer)
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Tekno Biomedik
Creators:
CreatorsNIM
Salsabila AurelliaNIM081611733051
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorRiries RulaningtyasNIDN'0015037901
Thesis advisorWinarnoNIDN'0012098107
Depositing User: Ani Sistarina
Date Deposited: 08 Aug 2020 14:07
Last Modified: 08 Aug 2020 14:07
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/96760
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item