STUDI DESKRIPTIF PEMBERDAYAAN PEDAGANG KAKI LIMA (PKL) OLEH PEMERINTAH KOTA MELALUI PEMBANGUNAN SENTRA PKL DI SURABAYA

DINA FARIKATUL AINI, 070911063 (2013) STUDI DESKRIPTIF PEMBERDAYAAN PEDAGANG KAKI LIMA (PKL) OLEH PEMERINTAH KOTA MELALUI PEMBANGUNAN SENTRA PKL DI SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2013-ainidinafa-28353-6.abstr-k.pdf

Download (267kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
23.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pedagang Kaki Lima (PKL) merupakan salah satu subsektor informal yang cenderung menjadi usaha favorit bagi rakyat kecil. Kehadiran PKL merupakan implikasi dari kebijakan ekonomi yang kurang mampu memberikan kesempatan yang luas kepada seluruh masyarakat untuk mengakses pekerjaan. Pemberdayan PKL merupakan salah satu alternatif dalam mengelola PKL, selain menata, namun juga membuat PKL lebih mampu meningkatkan kualitas hidup dan peran sosial di masyarakat. Upaya pemberdayaan PKL yang dilakukan oleh pemerintah adalah melalui pembangunan sentra PKL sebagai tempat usaha yang legal. Melalui pemberdayaan, diharapkan PKL mampu berkembang menjadi pelaku usaha yang mandiri dan independen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan tipe penelitian deskriptif. Lokasi penelitian adalah kota Surabaya, dengan asumsi bahwa kota Surabaya merupakan pelopor penerapan kebijakan pemberdayaan PKL sekaligus pelopor dalam pembangunan sentra PKL. Penentuan informan dilakukan melalui teknik purposive sampling yang dilanjutkan dengan teknik snowball. Jumlah informan dalam penelitian ini adalah 13, yaitu tiga dari Dinas Koperasi dan UMKM, delapan dari PKL dan dua dari pihak narasumber pembinaan teknis (Surabaya Hotel School). Dalam pengumpulan data, digunakan pendekatan indepth interview, sedangkan analisis dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penilitian menunjukkan bahwa proses pemberdayaan PKL yang dilakukan oleh pemerintah kota Surabaya melalui pembangunan sentra PKL, yaitu tahap penyadaran dan pembentukan perilaku, tahap transformasi kemampuan dan tahap peningkatan kemampuan (pendayaan). Pada tahap pertama, pemerintah kota menyediakan sarana berupa sentra PKL beserta fasilitas yang ada di dalamnya, selanjutnya pemerintah kota berupaya melakukan relokasi dengan pendekatan persuasif, yang dilakukan dengan sosialisasi bertahap. Pada tahap kedua, pemerintah kota memberikan pembinaan keterampilan yang diberi nama pembinaan teknis (bintek) mengenai manajemen dan produksi. Pada tahap ketiga, perubahan psikologis dan kemampuan mengelola atau menjalankan organisasi menjadi indikatornya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi perubahan psikologis pada PKL, seperti meningkatnya rasa percaya diri dan kekompakan, serta tumbuhnya kemampuan mengelola atau menjalankan organisasi, meskipun dalam struktur yang sederhana.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FIS.AN.41/13 Ain s
Uncontrolled Keywords: PEMBERDAYAAN PEDAGANG KAKI LIMA (PKL)
Subjects: H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races > HT51-1595 Communities. Classes. Races > HT101-395 Urban groups. The city. Urban sociology > HT321-325 The city as an economic factor. City promotion
J Political Science > JS Local government Municipal government
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Administrasi Negara
Creators:
CreatorsEmail
DINA FARIKATUL AINI, 070911063UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorBintoro Wardiyanto, Dr., Drs., M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email okta@lib.unair.ac.id
Date Deposited: 22 Nov 2013 12:00
Last Modified: 19 Aug 2016 09:22
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/16488
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item