PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN RISIKO DALAM UPAYA PENGENDALIAN KECELAKAAN KERJA DI UNIT UREA PABRIK I PT. PETROKIMIA GRESIK

SULISTYARINI, 100510502 H (2008) PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN RISIKO DALAM UPAYA PENGENDALIAN KECELAKAAN KERJA DI UNIT UREA PABRIK I PT. PETROKIMIA GRESIK. Tugas Akhir D3 thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2009-sulistyari-10845-abstract-p.pdf

Download (689kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-sulistyari-10390-fkmhkk-8.pdf
Restricted to Registered users only

Download (799kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Ada beberapa metode untuk mengendalikan kecelakaan di tempat kerja. Salah satu upaya adalah dengan membuat sistem manajemen risiko. Tujuan penelitian adalah menggambarkan penerapan sistem manajemen risiko dalam upaya pengendalian kecelakaan kerja di PT. Petrokimia Gresik. Penelitian ini termasuk penelitian observasional dengan pendekatan cross-sectional. Data primer dikumpulkan dengan cara wawancara, sedangkan data sekunder diperoleh dari perusahaan. Obyek penelitian ini adalah penerapan manajemen resiko di Unit Urea Pabrik I PT. Petrokimia Gresik.. Data yang diperoleh dianalisis secara deskipt<font color="#FF0000">if dengan menggunakan narasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan manajemen risiko di PT.Petrokimia Gresik dilakukan oleh Biro manajemen risiko yang berperan sebagai pelaksana program penerapan manajemen risiko yang bersifat “independent”. Adapun proses manajemen risiko, diantanya melakukan identifikasi risiko secara periodik (setiap bulan), pengukuran risiko dari hasil identifikasi risiko, mengevaluasi sumber dan penyebabnya, mengukur peluang/kemungkinan, dan dampaknya terhadap pencapaian kinerja, menentukan jenis pengendalian, dan melakukan monitor untuk meninjau efektifitas pengendalian tersebut. Hasil identifikasi risiko di Unit Urea Pabrik I PT. Petrokimia Gresik, yaitu deck/platform yang keropos yang berada di ketinggian. Pengukuran risiko pada deck/platform yang korosi mempunyai nilai dampak 5 (dampaknya significant / sangat besar terhadap pencapaian tujuan perusahaan yaitu zero accident) dan peluang 1 (kemungkinan terjadinya sangat kecil/jarang (0-20%) sehingga tingkat risikonya adalah hasil perkalian dampak dan risiko dimana didapat nilai 5 yang merupakan kategori risiko rendah, artinya tindak lanjut dari tingkat risiko rendah adalah pengendalian tambahan tidak diperlukan. Oleh karena itu, rencana pengendalian cukup dengan penggantian deck yang keropos dan melakukan pemantauan terhadap efektifitas pengendalian tersebut. Perusahaan disarankan untuk meningkatkan sistem manajemen risiko,terutama dalam identifikasi risiko bahaya.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir D3)
Additional Information: KKC FKM HKK 51 / 08 Sul p
Uncontrolled Keywords: manajemen risiko, pengendalian kecelakaan
Subjects: H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare > HV1-9960 Social pathology. Social and public welfare. Criminology > HV675-677 Accidents. Prevention of accidents
T Technology > T Technology (General) > T55-T55.3 Industrial safety. Industrial accident prevention
Divisions: 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Hiperkes dan Keselamatan Kerja
Creators:
CreatorsNIM
SULISTYARINI, 100510502 HUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorM. Sulaksmono, dr., M.S., M.PH., Sp.OkUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 04 Nov 2009 12:00
Last Modified: 01 Oct 2016 06:14
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22254
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item