ANALISIS KARAKTERISTIK INDIVIDU DAN STASIUN KERJA TERHADAP KELUHAN SUBYEKTIF MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA PENGGUNA KOMPUTER DI RS MUHAMMADIYAH LAMONGAN

LILA ULVIANINGTIAS, 100810020 (2013) ANALISIS KARAKTERISTIK INDIVIDU DAN STASIUN KERJA TERHADAP KELUHAN SUBYEKTIF MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA PENGGUNA KOMPUTER DI RS MUHAMMADIYAH LAMONGAN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text
gdlhub-gdl-s1-2013-ulvianingt-22207-7.abstr-k.pdf

Download (198kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2013-ulvianingt-22207-7.abstr-k.pdf

Download (198kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penggunaan komputer yang semakin meningkat tidak hanya memberikan manfaat tapi disisi lain juga menimbulkan aspek bahaya terhadap kesehatan berupa nyeri pada leher dan bahu. Kondisi ini disebabkan kondisi peralatan kerja yang tidak ergonomis, postur kerja yang tidak baik, dan karakteristik individu pengguna komputer. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis karakteristik individu dan stasiun kerja terhadap munculnya keluhan subyektif Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada pengguna komputer di Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan. Penelitian menggunakan rancangan cross sectional dengan pengisian kuesioner dan observasi stasiun kerja kepada seluruh anggota populasi yaitu sebanyak 17 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Variabel yang diteliti dalam penelitian ini antara lain karakteristik individu (umur, jenis kelamin, kebiasaan merokok, status gizi), stasiun kerja dan keluhan subyektif Musculoskeletal Disorders (MSDs). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh meja kerja yang digunakan masuk dalam kriteria tidak ergonomis. 64,7% kursi kerja sudah ergonomis; 52,9% penempatan monitor sudah ergonomis; 70,6% penempatan keyboard sudah ergonomis dan hanya 11,8% penempatan mouse yang ergonomis. Responden yang mengalami keluhan subyektif Musculoskeletal Disorders (MSDs) adalah 58,3% berumur <35 tahun; 66,7% berjenis kelamin perempuan; 93,3% tidak memiliki kebiasaan merokok dan 66,7% berstatus gizi overweight serta ≥ 50%. Kesimpulan yang dapat ditarik adalah karakteristik individu yang dominan menimbulkan keluhan subyektif Musculoskeletal Disorders (MSDs) adalah jenis kelamin dan status gizi. Reponden dengan stasiun kerja ergonomis lebih banyak tidak merasakan keluhan subyektif MSDs dari pada responden dengan stasiun kerja tidak ergonomis. Kegiatan yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko keluhan subyektif MSDs adalah dengan pencapaian Indeks Massa Tubuh (IMT) yang ideal dan lebih sering melakukan stretching ketika bekerja di depan komputer.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 168/12 Ulv a
Uncontrolled Keywords: WORK STATION
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3566-3578 Public health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
LILA ULVIANINGTIAS, 100810020UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorNoeroel Widajati,, S.KM., M.Sc.UNSPECIFIED
Depositing User: Mr Mudjiono Mudj
Date Deposited: 08 Jan 2013 12:00
Last Modified: 14 Sep 2016 01:39
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22596
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item