HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN DAN POLA ASUH IBU DENGAN STATUS GIZI BALITA STUDI DI KELURAHAN ANTIROGO, KECAMATAN SUMBERSARI, KABUPATEN JEMBER

KIRANA ANINDITA PARAVIDYA, 100710192 (2011) HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN DAN POLA ASUH IBU DENGAN STATUS GIZI BALITA STUDI DI KELURAHAN ANTIROGO, KECAMATAN SUMBERSARI, KABUPATEN JEMBER. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-kiranaanin-20595-fkm157-k.pdf

Download (309kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-kiranaanin-17272-fkm157-h.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

tatus gizi balita tidak hanya disebabkan oleh kurangya asupan makanan tetapi secara tidak langsung juga disebabkan oleh tingkat pengetahuan dan pola asuh ibu. Kebutuhan balita akan asuh meliputi kebutuhan akan gizi yang adekuat, perawatan kesehatan dasar, keadaan tempat tinggal yang layak, dan sandang. Berdasarkan data yang diperoleh sebanyak 14,2% balita di Kabupaten Jember mengalami kurang gizi pada tahun 2010. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan gizi ibu dan pola asuh ibu terhadap balita dengan status gizi. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik menggunakan studi cross sectional. Populasi penelitian adalah semua balita beserta keluarganya di Kelurahan Antirogo, yang datang ke Posyandu dengan 56 responden sebagai sampel. Pengambilan sampel dilakukan secara simple random sampling. Data karakteristik keluarga, karakteristik balita, dan pola asuh dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Status gizi diukur menggunakan indeks berat badan per umur dibandingkan dengan standard baku WHO 2005. Data dianalisis dengan uji Mann-Whitney, Fisher’s Exact Test, dan Chi square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan status gizi balita dengan p = 0,024 (p <α). Pola asuh yang memiliki hubungan signifikan dengan status gizi adalah pada pemberian makanan dengan p = 0,040 (p <α). Hasil penelitan menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pemberian ASI, perawatan kesehatan dasar, pemukiman yang layak, dan sandang dengan status gizi balita ( p >α). Jadi, dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan ibu dan pola asuh dalam pemberian makanan berpengaruh terhadap status gizi balita. Untuk itu disarankan memberikan penyuluhan tentang gizi dan meningkatkan peranan ibu dalam mengasuh balita agar kasus kurang gizi pada balita dapat diturunkan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 157 /11 Kir h
Uncontrolled Keywords: GIZI IBU
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA601-602 Food and food supply in relation to public health
T Technology > TX Home economics > TX341-641 Nutrition. Foods and food supply
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
KIRANA ANINDITA PARAVIDYA, 100710192UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorMerryana Adriani, Dr., S.KM., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 03 Nov 2011 12:00
Last Modified: 28 Oct 2016 18:45
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22992
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item