PENERAPAN METODE DOUBLE EXPONENTIAL SMOOTHING DALAM MERAMALKAN JUMLAH PENDERITA KUSTA DI KABUPATEN PASURUAN TAHUN 2014

NURDINA AWWALIYYAH, 100911202 (2013) PENERAPAN METODE DOUBLE EXPONENTIAL SMOOTHING DALAM MERAMALKAN JUMLAH PENDERITA KUSTA DI KABUPATEN PASURUAN TAHUN 2014. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
7. ABSTRAK.pdf

Download (554kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FKM 231-13 Aww p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (933kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Peramalan merupakan suatu kegiatan untuk memprediksi apa yang akan terjadi di masa yang akan datang. Peramalan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam membuat suatu perencanaan. Metode double exponential smoothing merupakan salah satu metode peramalan time series yang dapat digunakan pada data yang relatif sedikit dan tidak mengandung unsur musiman. Tujuan dari penelitian ini adalah meramalkan jumlah penderita kusta di Kabupaten Pasuruan dengan menggunakan metode deret berkaladouble exponential smoothing. Penelitian ini menggunakan 24 titik pengamatan pada data tribulanan jumlah penderita kusta di Kabupaten Pasuruan mulai tribulan 1 tahun 2007 hingga tribulan 4 tahun 2012. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan menggunakan aplikasi Zaitun Time Series untuk mendapatkan model yang fit berdasarkan metode dari Brown dan Holt untuk meramalkan jumlah penderita kusta di kabupaten Pasuruan tahun 2014, kemudian hasil peramalan tersebut dibandingkan dengan data actual untuk menentukan model yang terbaik untuk meramalkan jumlah penderita kusta di Kabupaten Pasuruan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa metode double exponential smoothing dari Holt menggunakan α sebesar 0,9 dan γ sebesar 0,1 diperoleh forecast error yang lebih kecil dibandingkan dengan nilai α dan γ yang lainya. Dengan nilai MAPE = 22,48% dan diperoleh persamaan St = 0,883Xt + (1 – 0,883)(St-1 + bt-1). Sedangkan hasil yang diperoleh menggunakan metode double exponential smoothing dari Brown menggunakan α = 0,740 diperoleh nilai MAPE lebih kecil dibandingkan dengan nilai α yang lainya. Dengan nilai MAPE = 23,3735% dan diperoleh persamaan S’t=0,740 Xt + (1 – 0,740)S’t-1 serta S”t = 0,740 S’t + (1 – 0,740)S”t-1. Model terbaik yang diperoleh untuk data penderita kusta di Kabupaten Pasuruan adalah metode double exponential smoothing dari Holt dengan nilai p=0,144. Kesimpulan yang dapat ditarik adalah model persamaan dari metode double exponential smoothing dari Holt lebih baik dalam meramalkan jumlah penderita kusta di Kabupaten Pasuruan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 231/13 Aww p
Uncontrolled Keywords: Double exponential smoothing
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3566-3578 Public health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
NURDINA AWWALIYYAH, 100911202UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorMahmudah, , Ir., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: Dwi Marina
Date Deposited: 17 Dec 2013 12:00
Last Modified: 31 Aug 2016 02:50
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/23272
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item