PROSES PENYUSUNAN ANGGARAN PADA RSUD NGANJUK SETELAH BERBENTUK BLUD

EKA NUR WIDAYATI, 040831145 (2012) PROSES PENYUSUNAN ANGGARAN PADA RSUD NGANJUK SETELAH BERBENTUK BLUD. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (316kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2012-widayatiek-18146-b11611.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Diterbitkannya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 61 Tahun 2007 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) bertujuan untuk meningkatkan pelayanan publik oleh pemerintah, karena sebelumnya tidak ada pengaturan yang spesifik mengenai unit pemerintahan yang melakukan pelayanan kepada masyarakat yang pada saat itu bentuk dan modelnya beraneka macam. RSUD Nganjuk sebagai salah satu BLUD membutuhkan suatu strategi dalam mengelola aspek keuangan yaitu melalui anggaran, karena dengan anggaran RSUD Nganjuk dapat merencanakan pengalokasian dana jangka pendek yang dibutuhkan serta dapat melakukan pengendalian keuangan. Tahap penganggaran menjadi sangat penting karena anggaran yang tidak efektif dan tidak berorientasi pada kinerja akan dapat menggagalkan perencanaan yang telah disusun. Penelitian ini membahas tentang proses penyusunan anggaran pada RSUD Nganjuk setelah berbentuk BLUD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan adalah data kualitatif berupa data yang terkait dengan sejarah perusahaan, landasan teori (literatur) yang mendukung penelitian ini. Sumber data yang digunakan adalah data primer yaitu observasi, wawancara dan data sekunder diperoleh dari berbagai sumber kepustakaan mengenai anggaran. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa faktor yang menjadi pertimbangan dalam penyusunan anggaran yaitu jumlah kunjungan pasien, jenis penyakit, rencana penambahan sarana medis dan non medis, jumlah tempat tidur yang terisi, rencana penambahan karyawan, rencana strategis bisnis, standar pelayanan minimal, peraturan pemerintah, dan anggaran tahun sebelumnya serta kondisi perekonomian Indonesia. Proses penyusunan anggaran RSUD Nganjuk dimulai dari usulan kebutuhan masing-masing unit/bagian/instalasi di RSUD Nganjuk, kemudian dijustifikasi oleh TARS untuk dijadikan RKA-SKPD dan RBA, selanjutnya diverifikasi di TAPD dan disahkan oleh DPRD untuk selanjutnya menjadi DPA- SKPD dan DPA-BLUD. Kendala atau hambatan dalam penyusunan anggaran pada RSUD Nganjuk yaitu keterbatasan sumber daya manusia yang dimiliki, kurangnya koordinasi antar bagian pada RSUD Nganjuk, dan belum dipahaminya Petunjuk Teknis oleh TAPD. Kata kunci: Badan Layanan Umum Daerah, Rumah Sakit, Proses Penyusunan Anggaran

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 B 116 / 11 Wid p
Uncontrolled Keywords: LOCAL PUBLIC SERVICE BOARD
Subjects: H Social Sciences > HG Finance
H Social Sciences > HJ Public Finance
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Creators:
CreatorsEmail
EKA NUR WIDAYATI, 040831145UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAmalia Rizki, SE.,Msi.,Ak.UNSPECIFIED
Depositing User: Mr Mudjiono Mudj
Date Deposited: 06 Jan 2012 12:00
Last Modified: 29 Sep 2016 07:20
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/2501
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item