ANALISIS LAMA WAKTU MENCARI KERJA TENAGA MUDA DI INDONESIA TAHUN 2012

NIZAR, 041111060 (2015) ANALISIS LAMA WAKTU MENCARI KERJA TENAGA MUDA DI INDONESIA TAHUN 2012. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2015-nizar-37544-4.abst-k.pdf

Download (480kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
NIZAR.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Dampak dari ketidaksempurnaan pasar tenaga kerja membuat tenaga kerja muda memerlukan waktu untuk mencari pekerjaan. Masa ini menjadikan tenaga kerja muda termasuk pengangguran friksional. Pengurangan terhadap waktu pencarian kerja akan berimplikasi pada penurunan pengangguran. Tujuan penelitian ini adalah menguji dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi waktu mencari kerja tenaga muda di Indonesia. Faktor tersebut meliputi umur, tingkat pendidikan, jenis kelamin, status kawin, klasifikasi desa / kota, dan pelatihan kerja. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang berasal dari data sampel SAKERNAS (Survei Ketenagakerjaan Nasional) tahun 2012. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi logistik ordinal. Hasil estimasi menunjukkan bahwa umur, tingkat pendidikan, jenis kelamin, status perkawinan, dan klasifikasi desa / kota terbukti signifikan mempengaruhi waktu mencari kerja tenaga muda. Semakin tua umur tenaga muda yang mencari kerja maka kemungkinan waktu mencari kerja semakin lama akan bertambah besar. Semakin tinggi tingkat pendidikan tenaga muda yang mencari kerja maka kemungkinan waktu mencari kerja semakin lama akan bertambah besar. Pencari kerja muda yang sudah menikah mempunyai probabilitas lebih rendah untuk mempunyai waktu mencari kerja lebih lama dibandingkan dengan pencari kerja muda yang belum menikah. Pencari kerja muda berjenis kelamin perempuan mempunyai probabilitas lebih rendah untuk mempunyai waktu mencari kerja lebih lama dibandingkan dengan pencari kerja muda berjenis kelamin laki-laki. Pencari kerja muda bertempat tinggal di desa mempunyai probabilitas lebih rendah untuk mempunyai waktu mencari kerja lebih lama dibandingkan dengan pencari kerja muda yang bertempat tinggal di kota. Sedangkan variabel pelatihan kerja secara signifikan tidak berpengaruh terhadap lama waktu mencari kerja tenaga muda.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 C.52/15 NIZ A
Uncontrolled Keywords: JOOB SEEKING; EMPLOYE
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5549-5549.5 Personnel management. Employment
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Ekonomi Pembangunan
Creators:
CreatorsEmail
NIZAR, 041111060UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSri Kusreni, Dr. Hj., S.E., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: mat sjafi'i
Date Deposited: 07 Jul 2015 12:00
Last Modified: 26 Aug 2016 05:38
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/2674
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item