ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU KESELAMATAN (SAFETY BEHAVIOR) (Studi Pada TKBM Dermaga Jamrud Tanjung Perak Surabaya Tahun 2015)

SULFIKAR. S, 101314253011 (2015) ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU KESELAMATAN (SAFETY BEHAVIOR) (Studi Pada TKBM Dermaga Jamrud Tanjung Perak Surabaya Tahun 2015). Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (abstrak)
abstrak.pdf

Download (624kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
Binder18.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kecelakaan merupakan suatu kejadian atau peristiwa yang tidak diinginkan dan dapat terjadi sewaktu-waktu karena sifatnya yang tidak dikehendaki serta dapat menimbulkan kerugian baik cidera, kematian, kerusakan atau kehilangan harta benda. Kecelakaan kerja yaitu kecelakaan yang terjadi berhubungan dengan pekerjaan, termasuk penyakit yang timbul karena hubungan kerja. Kecelakaan kerja dapat terjadi disebabkan oleh dua hal 88% kecelakaan disebabkan oleh perbuatan tindakan tidak aman dari manusia (unsafe act), sedangkan sisanya disebabkan oleh hal-hal yang tidak berkaitan dengan kesalahan manusia, yaitu 10 % disebabkan kondisi yang tidak aman (unsafe condition), dan 2% disebabkan takdir Tuhan. Unsafe Action atau perilaku tidak aman adalah perilaku yang dilakukan oleh pekerja yang menyimpang dari prinsip-prinsip keselamatan atau tidak sesuai dengan prosedur kerja yang berisiko untuk timbulnya masalah. Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) merupakan wadah yang menyalurkan tenaga kerja bongkar muat untuk bekerja disetiap dermaga di Tanjung Perak Surabaya. Hasil data kecelakaan yang didapatkan dari Manajemen Koperasi TKBM bahwa perilaku tidak aman menjadi faktor yang paling banyak menyebabkan kecelakaan kerja pada tahun 2013 dan 2014. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor apa saja yang berhubungan dengan perilaku keselamatan (safety bihavior) pada TKBM Dermaga Jamrud Tanjung Perak Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional yang dilaksanakan pada bulan April 2015-Mei 2015. Hasil penelitian didapatkan dari 70 responden 47 responden berperilaku tidak aman dan 23 responden berperilaku aman. Faktor lingkungan kerja merupakan variabel yang paling mempengaruhi perilaku keselamatan kerja dibanding dengan faktor yang lainnya dengan nilai signifikan (p-value 0,011). Berdasarkan hasil penelitian, direkomendasikan pada pihak manajemen dengan berbagai pihak pengguna jasa tenaga kerja bongkar muat untuk saling bekerja sama menciptakan lingkungan kerja yang aman bagi para tenaga kerja bongka muat sehingga diharapkan dapat mengakibatkan perubahan perilaku keselamatan tenaga kerja bongkar muat dari tidak aman menjadi aman

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKC KK TKK. 18-15 Sul a
Uncontrolled Keywords: Safety Behavior, Stevedorings
Subjects: T Technology > T Technology (General) > T55-T55.3 Industrial safety. Industrial accident prevention
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Magister Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Creators:
CreatorsEmail
SULFIKAR. S, 101314253011UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorTRI MARTIANA, Prof. Dr. dr., M.S.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Deby Felnia
Date Deposited: 2016
Last Modified: 24 Oct 2016 19:30
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/33952
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item