PERBEDAAN PREVALENSI ANEMI DAN TINGKAT KESEGARAN JASMANI ANTARA SANTRIWATI DI PONDOK PESANTREN PESISIR DAN NON PESISIR (Studi di PP Al Amanah Al Fathimiyah Tambak Beras Jombang dan PP Mazra'atul Ulum Paciran Lamongan)

SITI RAHAYU NADHIROH, 0902214719 M (2005) PERBEDAAN PREVALENSI ANEMI DAN TINGKAT KESEGARAN JASMANI ANTARA SANTRIWATI DI PONDOK PESANTREN PESISIR DAN NON PESISIR (Studi di PP Al Amanah Al Fathimiyah Tambak Beras Jombang dan PP Mazra'atul Ulum Paciran Lamongan). Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2006-nadhirohsi-1840-tkm14_06.pdf

Download (502kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Fulltext)
36059.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Hasil penelitian Hari Basuki dan Chatarina (2000) tentang determinan epidemiologi anemia pada remaja putri di pondok pesantren di Surabaya, menunjukkan bahwa prevalensi anemia pada remaja putri di pondok pesantren sebanyak 87,5 %. Angka tersebut lebih tinggi bila dibandingkan dengan hasil Survei Kesehatan Rumah Tangga (1995) pada remaja putri umumnya, yaitu sebesar 57,1%. Dampak yang timbul antara lain dapat menurunkan daya tahan tubuh sehingga mudah terkena penyakit, menurunnya aktivitas dan prestasi belajar, serta menurunnya kebugaran tubuh, sehingga menghambat prestasi olahraga dan produktivitasnya. Disisi lain remaja putri merupakan kelompok yang pada saatnya akan memasuki pernikahan, hamil dan mempunyai anak (Dep.Kes.Rl, 1998). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan prevalensi anemi dan tingkat kesegaran jasmani antara santriwati di pondok pesantren pesisir dan non pesisir. Penelitian ini diajukan untuk memberikan masukan bagi pengelola pondok pesantren, institusi kesehatan dan institusi pendidikan tentang prevalensi anemia dan tingkat kesegaran jasmani santriwati di pondok pesantren, khususnya di daerah pesisir dan non pesisir. Penelitian ini menggunakan rancangan studi komparasi yang pengumpulan datanya dilakukan secara cross sectional. Sampel dari penelitian ini adalah remaja putri dengan kriteria sebagai berikut: berusia 12-18 tahun, tinggal di asrama pondok pesantren dan pada saat penelitian tidak sedang dalam keadaan sakit atau menstruasi. Besar sampel sebanyak 41 orang dimasing-masing wilayah pesisir dan non pesisir. Sehingga besar total sampel adalah sebanyak 82 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara systematic random sampling. Adapun variabel penelitian yang digunakan antara lain, aktivitas fisik, lama waktu istirahat, faktor sosial budaya, pola makan, konsumsi suplemen, konsumsi zat-zat gizi, status gizi, status kecacingan, karakteristik pesantren, status anemia dan status kesegaran jasmani. Hasil akhir yang ditemukan dalam penelitian berdasarkan uji chi-square dan uji simple logistic regression menunjukkan ada perbedaan secara bermakna antara status anemia santriwati di pesantren pesisir dengan status anemia santriwati di pesantren non pesisir. Namun hasil uji mann-whitney dan simple ordinal regression, menunjukkan tidak ada perbedaan yang bermakna antara status kesegaran jasmani santriwati di pesantren pesisir dengan status kesegaran jasmani santriwati di pesantren non pesisir. Sedangkan basil multiple ordinal regression menunjukkan ada perbedaan secara bermakna pada status kesegaran jasmani antara santriwati di pesantren pesisir dan non pesisir antar status gizi. Mengingat konsumsi zat-zat gizi (kalori, protein dan zat besi) santriwati umumnya masih dibawah rata-rata angka kecukupan gizi yang dianjurkan, pihak pengelola pondok pesantren perlu meningkatkan asupan gizi santriwati baik secara kualitas maupun kuantitas. Besarnya angka anemia pada pesantren non pesisir juga hams menjadi perhatian pihak pengelola pondok pesantren maupun puskesmas dan dinas kesehatan setempat. Selain itu, perlu dijalin kerjasama yang lebih mendalam antara pondok pesantren dan puskesmas setempat baik di pesantren pesisir maupun non pesisir, dalam meningkatkan pengetahuan dan status kesehatan santriwati.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKC KK TKM 14/06 Nad p
Uncontrolled Keywords: Anemia, fitness, female adolescent, Islamic boarding school
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > BP1-253 Islam
L Education > LB Theory and practice of education > LB5-3640 Theory and practice of education > LB2300-2430 Higher education > LB2326.4-2330 Institutions of higher education
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
SITI RAHAYU NADHIROH, 0902214719 MUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorBambang Wirjatmadi, Prof.,dr.,MS.,MCN.,PhDUNSPECIFIED
ContributorRachmat Hargono, Dr.,H.,dr.,MS.,MPHUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Anisa Septiyo Ningtias
Date Deposited: 2016
Last Modified: 10 Jul 2017 19:57
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/36059
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item