ANALISIS PENGULANGAN PESAN IKLAN PASTA GIGI PEPSODENT HERBAL DI TELEVISI DALAM MENCIPTAKAN PROSES PEMBELAJARAN KONSUMEN DI SURABAYA

NOVITA, 40037006 (2003) ANALISIS PENGULANGAN PESAN IKLAN PASTA GIGI PEPSODENT HERBAL DI TELEVISI DALAM MENCIPTAKAN PROSES PEMBELAJARAN KONSUMEN DI SURABAYA. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
B 57-03 Nov a.pdf

Download (148kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pembelajaran dapat diartikan sebagai pemrosesan informasi oleh individu untuk mengarnbil keputusan pembelian. Pembelajaran pasif bagi produk dengan keterlibatan rendah teljadi melalui pengulangan pemaparan pada iklan dengan cara pemrosesan informasi secara terbatas untuk menciptakan perubahan pada perilaku konsumen (dalam hal ini perilaku pembelian) sebelum mengubah sikap konsumen terhadap produk (Schiffinan dan Kanuk, 2000:183). Iklan televisi efektif dalarn memberikan pembelajaran pasif kepada konsumen karena memiliki durasi penayangan yang pendek dan tingkat pengulangan yang sering untuk mendorong merek menjadi dikenal tanpa menimbulkan evaluasi yang berlebihan tentang isi pesan. Urutan pemrosesan informasi dalam pembelajaran pasif terdiri dari empat tahap perilaku dalam proses pembelajaran konsumen berdasarkan promotional model, yaitu tahap perhatian (attention), ketertarikan (interest), keinginan (desire), tindakan (action). Dengan memilih ildan pasta gigi Pepsodent Herbal di televisi, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pengulangan pesan ildan pasta gigi Pepsodent Herbal di televisi mampu menciptakan proses pembelajaran konsumen di Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Variabel-variabel dalam penelitian ini adalah empat tahap perilaku dalam proses pembelajaran konsumen, yaitu perhatian, ketertarikan, keinginan, dan tindakan. Responden penelitian ini adalah orang-orang yang pernah menonton ildan pasta gigi Pepsodent Herbal di televisi dan pernah melihat lagi iklan pasta gigi Pepsodent Herbal jika iklan tersebut ditayangkan kembali (melakukan pengulangan pesan) di televisi. Sarnpel ditentukan dengan metode Nonprobability Sampling melalui teknik Purposive Sampling. Pengukuran proses pembelajaran konsumen dilakukan dengan cara menyebar kuisioner kepada orang-orang yang telah diidentifikasi sebelumnya (Sutisna, 2002: 106). Seratus kuisioner yang telah layak sebar dijadikan sumber data primer penelitian ini. Dengan teknik Pearson's Product Moment dan teknik Cronbach's Alpha, data penelitian ini memenuhi syarat valid dan reliabel. Analisis dilakukan dengan menggunakan teknik statistik deskriptif. Penyajian data dalam penelitian ini menggunakan grafik garis. Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini adalah pengulangan pesan ildan pasta gigi Pepsodent Herbal di televisi mampu menciptakan proses pembelajaran konsumen di Surabaya, yaitu dapat menarik perhatian, menimbulkan rasa tertarik, keinginan, dan mendorong konsumen untuk melakukan tindakan pembelian. Berdasarkan hasil penelitian ini, saran untuk perusahaan adalah tetap menggunakan pengulangan pada iklan pasta gigi Pepsodent Herbal di televisi untuk menciptakan proses pembelajaran konsumen, dengan pemakaian ildan yang berbeda dalarn strategi pelaksanaan tetapi tetap membawa pesan dasar yang sama.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK B 57/03 Nov a FULLTEXT TIDAK TERSEDIA
Uncontrolled Keywords: ADVERTISING, TELEVISION PROGRAMME, CONSUMER EDUCATION
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce
H Social Sciences > HF Commerce > HF5801-6182 Advertising
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Creators:
CreatorsEmail
NOVITA, 40037006UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorMARYANI WIDOYO, Dra. Ec.UNSPECIFIED
Depositing User: shiefti dyah alyusi
Date Deposited: 17 Nov 2016 23:58
Last Modified: 17 Nov 2016 23:58
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/46184
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item