KEKERASANNEGARASEBAGAIPELANGGARANBERATHAM (Telaab Kritis Atas Peristiwa Abepura, Papua Menurut Undang-undang Nomor 26 Tahun2OOO)

SILVIA KURNIA DEWI, 039814747 (2005) KEKERASANNEGARASEBAGAIPELANGGARANBERATHAM (Telaab Kritis Atas Peristiwa Abepura, Papua Menurut Undang-undang Nomor 26 Tahun2OOO). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
Tat 08-05 Dew k.pdf

Download (194kB) | Preview
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Meskipun kepolisian Abepura mempunyai kewenangan untuk menjaga stabilitas keamanan wilayah, namun bukan berarti pihak: kepolisian dapat mempergunakan kewenangan yang diberikan kepadanya secara semena-mena. Penggunaan kekerasan secara berlebihan hingga mengakibatkan terbunuhnya anggota masyarakat sipil telah dapat diartikan bahwa Negara melalui aparat penegak hukumnya / kepolisian Abepura.. telah melakukan kekerasan sehingga disebut sebagai kekerasan Negara. Bentuk kekerasan Negara yang terjadi di Abepura, Papua yang berupa pembunuhan kilat, penganiayaan dan penangkapan semena-mena, pada tahap tertentu telah dapat dikategoriKan sebagai pelanggaran berat HAM menurut Undang-undang nomor 26 tabun 2000 tentang Pengadilan HAM. Negara telah melakukan pelanggaran berat HAM yaitu kejahatan terhadap kemanusiaan (Crimes Against Humanity)'baik by action maupun by umission.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KK Tat 08/05 Dew k (FILE FULLTEXT TIDAK TERSEDIA)
Subjects: K Law > KZ Law of Nations
Divisions: 03. Fakultas Hukum > Hukum Tata Negara
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
SILVIA KURNIA DEWI, 039814747UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorENDANG SAYEKTI, SH., M.HumUNSPECIFIED
Depositing User: Yuliana Ariandini Ayuningtyas
Date Deposited: 13 Dec 2016 22:05
Last Modified: 15 Jun 2017 22:12
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/49116
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item