KARAKTERISTIK KITOSAN DARI CANGKANG KERANG KAMPAK (Atrina pectinata) DENGAN KONSENTRASI Natrium Hidroksida (NaOH) YANG BERBEDA PADA TAHAP DEPROTEINASI

ANGGI SETIYA AJI, 141211132022 (2016) KARAKTERISTIK KITOSAN DARI CANGKANG KERANG KAMPAK (Atrina pectinata) DENGAN KONSENTRASI Natrium Hidroksida (NaOH) YANG BERBEDA PADA TAHAP DEPROTEINASI. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
PK BP 67 - 17 Aji k-Abstrak.pdf

Download (275kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
PK BP 67 - 17 Aji k.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pemanfaatan limbah kerang kampak dapat dioptimalkan dengan melakuakan diversifikasi produk, salah satunya ialah kitin dan kitosan. Kitin (β-1,4-N-acetyl-D-glucosamin) merupakan polimer alami (biopolimer) terbesar setelah selulosa. Sifat kitin dan kitosan beragam, kitin berkemampuan sebagai absorban sedangkan kitosan berkemampuan sebagai pengikat atau pengkelat dalam proses koagulasi dan flokulasi disamping itu juga berfungsi sebagai pengental, penstabil, pengisi, edibelfilm dan lain lain, sehingga dapat di gunakan dalam industri obat-obatan, kosmetik, cat, pangan, pengolahan limbah, perekat, kertas, pupuk. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui karakteristik kitosan dari cangkang kerang kampak (Atrina pectinata) dengan perbedaan konsentrasi Natrium Hidroksida (NaOH) pada proses deproteinasi. Penelitian ini bersifat Ekperimental menggunakan Rancangan Acak Lengap (RAL) terdiri dari tiga perlakuan dan enam ulangan dengan menggunakan konsentrasi NaOH yang berbeda yaitu 2,5 N, 3 N, 3,5 N. Data yang diperoleh dari penelitian dianalisi Menggunakan ANOVA (Analisis of Variance). Hasil Penelitian menunjukan bahwa karakteristik kitosan yang dihasilkan dengan perbedaan konsentrasi NaOH yang diberikan tidak menunjukan perbedaan pada karakteristik kitosan yang dihasilkan namun semakin tingginya konsentrasi NaOH yang digunakan menunjukan peningkatan derajat deasetilasi sedangkan kitosan yang dihasilkan sesuai standar meliputi kadar air, kadar protein, derajat deasetilasi dan rendemen kitosan hanya kadar abu yang terlalu tinggi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK BP 67-17 Aji k
Uncontrolled Keywords: Chitosan ; Shellfish (Atrina pectinata) ; Sodium Hidroxide (NaOH) ; Deproteinization Phase
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries > SH334.9-336.5 Fishery processing
S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries > SH365-380.92 Shellfish fisheries. Shellfish culture
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
ANGGI SETIYA AJI, 141211132022UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorKismiyati, Dr., Ir., M.SiUNSPECIFIED
ContributorKustiawan Tri Pursetyo, S.Pi., M.Vet.UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs. Djuwarnik Djuwey
Date Deposited: 07 Aug 2017 16:59
Last Modified: 07 Aug 2017 16:59
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/59934
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item