PENGARUH KONSENTRASI MALTODEKSTRIN TERHADAP KARAKTERISTIK PEPTON IKAN KAKAP (Lutjanus sp.)

RUSTINA NINGSIH, 141311133003 (2017) PENGARUH KONSENTRASI MALTODEKSTRIN TERHADAP KARAKTERISTIK PEPTON IKAN KAKAP (Lutjanus sp.). Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
KKC KK PK BP 116 - 17 Nin p-Abstrak.pdf

Download (217kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
KKC KK PK BP 116 - 17 Nin p.pdf
Restricted to Registered users only until 20 September 2020.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Indonesia mempunyai sumber daya perikanan yang beragam, terdapat banyak komoditas yang perlu di kembangkan dan diolah menjadi produk dengan nilai jual yang tinggi, salah satunya adalah ikan kakap. Ikan kakap dapat di kembangkan menjadi produk yang bernilai jual lebih tinggi seperti pepton. Pepton di peroleh dari bahan baku berprotein tinggi seperti ikan, limbah ikan, bungkil kedelai, Pantaya dkk., (2016); (Fitra,2013). Pepton merupakan produk hidrolisat protein yang memiliki nilai ekonomis penting pada industri perikanan (Nurhayati dkk, 2013). Pepton bersifat mudah berikatan dengan air pada saat terkena udara, sehingga berpengaruh pada masa penyimpan pepton, sehingga diperlukan modifikasi dalam pembuatan pepton ikan yaitu teknologi mikroenkapsulasi. Mikroenkapsulasi merupakan teknik konversi suatu cairan menjadi bubuk dengan cara membungkus cairan tersebut dalam suatu bahan pengkapsul dalam ukuran yang sangat kecil (Yuliani dkk., 2007) . Teknik mikroenkapsulasi menggunakan bahan penyalut seperti maltodekstrin, gelatin, natrium kaseinat, dan gum arab (Yuliani dkk.,2007. Maltodekstrin efektif untuk pelindung bahan yang dienkapsulasi dari oksidasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pemberian maltodekstrin dengan konsentrasi berbeda terhadap karakteristik pepton dari ikan kakap (Lutjanus sp.). Metode penelitian yang digunakan deskriptif eksploratif dengan pendekatan kuantiatif dengan menggunakan tiga perlakuan (1%, 2%, dan 3%) konsentrasi maltodekstrin. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pemberian konsentrasi yang beda menghasilkan kadar protein pada P1, P2, dan P3 berturut turut sebesar 38.31 % ± 0.76, 26.76% ±0.35, dan 20.415 ± 0.12 , sedangkan hasil total nitogen pada P1,P2, dan P3 berturut turut 6.13±0.12, 4.28±0.05, dan 3.26±0.01. Semakin besar konsentrasi maltodekstrin yang digunakan makan semakin rendah kadar protein dan total nitrogen. Hasil kelarutan pepton ikan kakap P1, P2, dan P3 berturut turut 95.33 % ± 1.68, 96.45 % ± 1.25 , dan 95.03% ± 1.62. Rendemen pepton ikan kakap tertinggi pada P2.Kelarutan pepton pada P1,P2, dan P3 fluktuatif, kelarutan tertinggi terdapat pada P2.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK BP 116-17 Nin p
Uncontrolled Keywords: Maltodextrin Concentration ; Peptone Fish Characteristics (Lutjanus sp.).
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries > SH334 Economic aspects. Finance
S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries > SH334.9-336.5 Fishery processing
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
RUSTINA NINGSIH, 141311133003UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSudarno, Ir., M.Kes.UNSPECIFIED
ContributorAgustono, Ir., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs. Djuwarnik Djuwey
Date Deposited: 19 Sep 2017 22:57
Last Modified: 19 Sep 2017 22:57
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/61628
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item