PENERAPAN GMP (GOOD MANUFACTURING PRACTICES) PADA PROSES PRODUKSI FILLET IKAN KERAPU (Epinephelus sp.) DI PT. INTI LUHUR FUJA ABADI, PASURUAN, JAWA TIMUR

MALA AULYA PUTRI PURNAMA, 141311133219 (2017) PENERAPAN GMP (GOOD MANUFACTURING PRACTICES) PADA PROSES PRODUKSI FILLET IKAN KERAPU (Epinephelus sp.) DI PT. INTI LUHUR FUJA ABADI, PASURUAN, JAWA TIMUR. Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Airlangga. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
PKL.PK.BP.57-17 Pur p ABSTRAK.pdf

Download (180kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
PKL.PK.BP.57-17 Pur p LAPORAN PKL.pdf
Restricted to Registered users only until 27 September 2020.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

GMP (Good Manufacturing Practices) adalah persyaratan dasar yang semestinya dipenuhi oleh suatu perusahaan yang ingin menghasilkan pangan yang bermutu dan aman secara konsisten. Tujuan spesifik dari penerapan GMP dalam industri pangan adalah memberikan prinsip-prinsip dasar makanan yang diterapkan dalam memproduksi makanan sepanjang rantai dan jalur makanan (mulai dari produk primer hingga produk siap konsumsi). Praktek Kerja Lapang ini dilaksanakan di PT. Inti Luhur Fuja Abadi, Pasuruan, Jawa Timur pada tanggal 18 Januari 2016 hingga 22 Februari 2016. Metode kerja yang digunakan dalam Praktek Kerja Lapang ini adalah metode deskriptif dengan pengambilan data meliputi data primer dan data sekunder. Pengambilan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, pastisipasi aktif, dan studi pustaka. Aspek-aspek GMP (Good Manufacturing Practices) pada proses produksi fillet ikan kerapu (Epinephelus sp.) di PT. Inti Luhur Fuja Abadi terdiri dari beberapa tahapan, yaitu : penerimaan bahan baku (receiving), pencucian I, Sortasi I, Penimbangan I, Pencucian II, Filleting, Skinning, Trimming, Sortasi II, Penimbangan II, Pencucian III, Pengemasan primer, Pengemasan vakum, Layering, Freezing, Pengecekan logam, Penimbangan III, Packing and Labelling, Storaging dan Stuffing. Aspek-aspek GMP secara umum meliputi lingkungan dan lokasi, bangunan dan fasilitas unit usaha, fasilitas teknis, sistem pengendalian hama, personal hygiene, manajemen pengawasan, pencatatan dan dokumentasi serta pelatihan dapat dijadikan sebagai acuan kelayakan suatu perusahaan. Faktor-faktor dan kendala selama proses produksi berlangsung antara lain bahan baku yang didatangkan mengandalkan hasil tangkapan sehingga jumlah bahan baku yang datang tidak tetap. Sistem pengendalian hama yang diterapkan sudah berjalan baik, namun perlu adanya peningkatan kesadaran dari pekerja akan hal tersebut.

Item Type: Other
Additional Information: KKC KK PKL.PK.BP.57/17 Pur p
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD9720-9975 Manufacturing industries
Q Science > QL Zoology > QL614-639.8 Fishes
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Manajemen Kesehatan Ikan & Budidaya Perikanan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
MALA AULYA PUTRI PURNAMA, 141311133219UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorAgustono, Ir., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: mrs hoeroestijati beta
Date Deposited: 26 Sep 2017 23:08
Last Modified: 26 Sep 2017 23:08
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/61797
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item