HUBUNGAN KADAR ADIPONEKTIN SERUM DAN DERAJAT FRAILTY PADA PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK USIA LANJUT Penelitian Analitik Cross Sectional Di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soetomo

ERIKA MARFIANI, 010980238 (2017) HUBUNGAN KADAR ADIPONEKTIN SERUM DAN DERAJAT FRAILTY PADA PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK USIA LANJUT Penelitian Analitik Cross Sectional Di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soetomo. Fakultas Kedokteran, Universitas Airlangga. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK_PPDS.IPD.01 18 Mar h.pdf

Download (50kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang : PPOK adalah penyakit khas penuaan dimana didapatkan sekitar 12% pada kelompok usia > 64 tahun. Dengan bertambahnya usia, khususnya pada laki-laki, kadar adiponektin mengalami peningkatan karena sel lemak subkutan pada laki-laki semakin tua semakin mengalami penurunan. Adiponektin yang meningkat bisa menyebabkan muscle wasting yang selanjutnya akan menurunkan berat badan dan indeks massa tubuh (IMT), yang secara tidak langsung juga meningkatkan derajat frailty. Sampai saat ini hubungan antara adiponektin dengan derajat frailty pada PPOK usia lanjut belum diketahui. Tujuan : Menentukan adanya hubungan kadar adiponektin serum dan derajat frailty pada PPOK usia lanjut. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan cross sectional yang bersifat analitik. Pengukuran adiponektin pada penelitian ini dengan metode ELISA kuantitatif, dari sampel darah vena dengan satuan μg/ml. Kriteria inklusi : Berusia lebih dari atau sama dengan 60 tahun, skor Mini Mental State Examination (MMSE) ≥18, bersedia mengikuti penelitian dengan menandatangani informed consent serta information for consent. Kriteria eksklusi : Pasien dalam kondisi eksaserbasi akut, riwayat diabetes melitus, pasien dengan keganasan atau riwayat keganasan, riwayat stroke dengan keterbatasan fungsi motorik. Pasien dilakukan pemeriksaan spirometri dan penentuan derajat frailty berdasarkan kriteria Fried. Analisis statistik menggunakan uji korelasi Rank Spearman Hasil : 38 pasien menjadi subjek penelitian. Rata-rata usia adalah 70-74 tahun, dengan jumlah 13 pasien robust, 12 prefrail dan 13 frail. Derajat obstruksi paling banyak derajat obstruksi ringan 42,1%, dan tidak didapatkan subjek dengan derajat obstruksi sangat berat. Didapatkan peningkatan kadar adiponektin serum pada seluruh subjek. Kesimpulan : Terdapat hubungan positif lemah antara kadar adiponektin serum dan derajat frailty.

Item Type: Other
Additional Information: KKA KK PPDS.IPD.01/18 Mar h (TLP)
Uncontrolled Keywords: Adiponektin, PPOK, frailty
Subjects: R Medicine > R Medicine (General) > R5-920 Medicine (General)
R Medicine > RD Surgery > RD520-599.5 Surgery by region, system, or organ
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Ilmu Penyakit Dalam
Creators:
CreatorsEmail
ERIKA MARFIANI, 010980238UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorJusri Ichwani, dr. SpPD-KGer.UNSPECIFIED
ContributorNovira Widajanti, dr. SpPD-KGer.UNSPECIFIED
ContributorDaniel Maranatha, dr. SpP.UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs Nadia Tsaurah
Date Deposited: 03 Apr 2018 22:23
Last Modified: 26 Apr 2018 17:16
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/71607
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item