PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN DENGAN METODE EOQ GUNA KELANCARAN PRODUKSI DAN EFISIENSI BIAYA PADA PT "X" SURABAYA

Muhammad Damasatyo, 040317937 (2008) PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN DENGAN METODE EOQ GUNA KELANCARAN PRODUKSI DAN EFISIENSI BIAYA PADA PT "X" SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
gdlhub-gdl-s1-2009-damasatyom-8384-a23908.pdf

Download (213kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-damasatyom-8384-a23908-min.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Bahan baku merupakan sesuatu yang sangat penting bagi siklus hidup produksi. Ketersediaan bahan baku sangat dibutuhkan dalam penentuan terlaksananya proses produksi. Persediaan bahan baku yang terlalu besar (overstock) dapat berakibat tingginya biaya pembelian, biaya penyimpanan dan pemeliharaan di gudang. Sedangkan apabila terjadi kondisi yang outstock akan berakibat terhentinya proses produksi. Oleh karena itu untuk menjaga kelancaran proses produksi diperlukan suatu perencanaan dan pengendalian persediaan bahan baku yang tepat. Salah satunya adalah manajemen persediaan tradisional dengan metode Economic Order Quantity (EOQ). Metode ini menggunakan perhitungan matematika sebagai alat bantu utama dalam memecahkan masalah kuantitatif sistem persediaan, yaitu kuantitas pemesanan dan kapan bahan baku itu dipesan sehingga dapat meminimalisasi biaya persediaan serta berapa jumlah cadangan pengaman yang diperlukan untuk menjamin kelancaran proses produksi. Studi kasus pada PT. X Surabaya, menunjukkan bahwa perusahaan mengalami Kekurangan persediaan (outstock) pada bahan baku Afval Abu-Abu, kondisi ini menyebabkan perusahaan kehilangan potensi penjualan sebesar Rp. 321.494.000. Hal ini disebabkan pengendalian persediaan tidak berjalan dengan baik karena perusahaan tidak menentukan jumlah pembelian atau pemesanan bahan baku pada tingkat persediaan yang ekonomis, yaitu berapa jumlah pemesanan ekonomis yang harus dilakukan, berapa jumlah persediaan yang harus dimilki perusahaan. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, dapat ditarik kesimpulan bahwa perusahaan dalam merencanakan dan mengendalikan kuantitas persediaan bahan bakunya kurang efektif dan efisien. Dari hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa manajemen persediaan tradisional dengan metode EOQ dapat digunakan dalam perencanaan dan pengendalian persediaan dengan lebih baik dan efisien serta dapat menyediakan bahan baku yang memadai sehingga kelancaran proses produksi terjamin. Hal ini dapat terlihat bahwa ada perbedaan yang signifikan jika perusahaan menerapkan metode EOQ, perusahaan tidak pernah lagi kehabisan persediaan yang mengakibatkan perusahaan kehilangan potensi penjualan sebesar Rp. 321.494.000. Selain itu perusahaan dapat menghemat biaya persediaan sebesar Rp 100.803,5. Memang tidak terlalu signifikan , tetapi ini menunjukkan kondisi yang bagus karena jumlah pembelian dengan metode EOQ lebih besar dari metode pembelian perusahaan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK 2 A 239/08 Dam p
Uncontrolled Keywords: QUALITY CONTROL; FINANCIAL MANAGEMENT
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD58.7-58.95 Organizational behavior, change and effectiveness. Corporate culture
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD6977-7080 Cost and standard of living
H Social Sciences > HG Finance > HG1-9999 Finance
T Technology > TS Manufactures > TS156 Quality control and management
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi
Creators:
CreatorsEmail
Muhammad Damasatyo, 040317937UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorHendarjatno, Drs., M.Si., AkUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Duwi Prebriyuwati
Date Deposited: 15 Jan 2009 12:00
Last Modified: 17 Jul 2017 21:09
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/7911
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item