Gavrilla Theodora (2021) Keabsahan Obyek Lelang Berupa Hak Menikmati Barang. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text
1. HALAMAN JUDUL .pdf Download (398kB) |
|
|
Text
2. ABSTRAK.pdf Download (515kB) |
|
|
Text
3. DAFTAR ISI.pdf Download (308kB) |
|
|
Text
4. BAB I.pdf Download (352kB) |
|
|
Text
5. BAB II.pdf Download (402kB) |
|
|
Text
5. BAB II.pdf Restricted to Registered users only until 15 April 2024. Download (402kB) | Request a copy |
|
|
Text
6. BAB III.pdf Restricted to Registered users only until 15 April 2024. Download (379kB) | Request a copy |
|
|
Text
7. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only until 15 April 2024. Download (301kB) | Request a copy |
|
|
Text
8. DAFTAR BACAAN.pdf Download (316kB) |
|
|
Text
9. LAMPIRAN .pdf Restricted to Registered users only until 15 April 2024. Download (369kB) | Request a copy |
|
|
Text
TMK.50-21-pernyataan publikasi gavrilla (1) - gavrilla theodora.pdf Restricted to Registered users only Download (29kB) | Request a copy |
Abstract
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) membuat sebuah kebijakan mengenai obyek lelang berupa hak menikmati barang yang memilki karakteristik khusus yaitu benda tidak berwujud yang memiliki jangka waktu tertentu. Hak menikmati barang sebagai obyek lelang merupakan perluasan makna barang yang diatur dalam Pasal 1 angka 2 Peraturan Menteri Keuangan 27 Tahun 2016 tentang Petunjuk Pelaksanan Lelang. Pelaksanaannya didasarkan pada Peraturan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Nomor 5 Tahun 2018 tentang Tata Cara Permohonan dan Dokumen Persyaratan Lelang dengan Objek Lelang Berupa Hak Menikmati Barang. Contoh dari lelang hak menikmati barang adalah hak sewa, pengelolaan perjanjian Built, Operate, Transfer (BOT), dan hak siar. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu ratio legis dilaksanakannya hak menikmati barang dan perlindungan hukum bagi pemenang lelang hak menikmati barang yang tidak dapat dilaksanakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan undang-undang, pendekatan konsep, dan analisis putusan pengadilan. Dalam penelitian ini, ditemukan bahwa ratio legis adanya hak menikmati barang ini adalah hak menikmati memiliki nilai ekonomis yang tinggi untuk penjualan Barang Milik Negara/Daerah sehingga dilaksanakan secara lelang serta menjalankan peran DJKN sebagai revenue center dan asset manager yang diatur dalam peraturan perundang-undangan. Pemenang lelang hak menikmati barang ini dilindungi oleh hukum dan apabila setelah lelang telah dilaksanakan, obyek tidak dapat dinikmati maka pemenang lelang dapat melakukan upaya hukum berupa gugatan perbuatan melanggar hukum di pengadilan.
| Item Type: | Thesis (Thesis) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK TMK 50/21 The k | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | auction, right to enjoy goods, DJKN | ||||||
| Subjects: | K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence | ||||||
| Divisions: | 03. Fakultas Hukum > Magister Kenotariatan | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Indah Fatma | ||||||
| Date Deposited: | 15 Apr 2021 07:13 | ||||||
| Last Modified: | 15 Apr 2021 07:14 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/105641 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


