Audyah Seizty Klareassa (2021) Teknik Pendederan Ikan Koi (Cyprinus carpio) Di Instalasi Perikanan Budidaya (IPB), Punten, Kota Batu, Provinsi Jawa Timur. Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
1. HALAMAN JUDUL .pdf Download (223kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2. ABSTRAK .pdf Download (332kB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
3. DAFTAR ISI .pdf Download (139kB) |
|
|
Text (PENDAHULUAN)
4. BAB 1 PENDAHULUAN .pdf Download (126kB) |
|
|
Text (TINJAUAN PUSTAKA)
5. BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA .pdf Restricted to Registered users only until 7 July 2024. Download (304kB) | Request a copy |
|
|
Text (PELAKSANAAN KEGIATAN)
6. BAB 3 PELAKSANAAN KEGIATAN .pdf Restricted to Registered users only until 7 July 2024. Download (125kB) | Request a copy |
|
|
Text (HASIL DAN PEMBAHASAN)
7.BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN .pdf Restricted to Registered users only until 8 July 2024. Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (KESIMPULAN DAN SARAN)
8. BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN .pdf Restricted to Registered users only until 7 July 2024. Download (117kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
9. DAFTAR PUSTAKA .pdf Download (262kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
10. LAMPIRAN .pdf Restricted to Registered users only until 7 July 2024. Download (592kB) | Request a copy |
|
|
Text (PERNYATAAN KESEDIAAN PUBLIKASI)
11. PERNYATAAN KESEDIAAN PUBLIKASI.pdf Restricted to Registered users only Download (257kB) | Request a copy |
Abstract
Ikan koi merupakan salah satu ikan hias yang dimintai di Indonesia dan juga merupakan salah satu ikan hias air tawar komoditi ekspor dalam sektor perikanan yang prospektif. Ketersediaan benih ikan koi merupakan salah satu tolak ukur dalam kegiatan budidaya ikan koi. Tujuan dari Praktek Kerja Lapang ini adalah untuk memperoleh pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan kerja serta mengetahui hambatan atau permasalahan dan alternatif pencegahan dalam teknik pendederan ikan koi. Praktek Kerja Lapang ini dilaksanakan di Instalasi Perikanan Budidaya (IPB) Punten, Kota Batu, Provinsi Jawa Timur pada tanggal 23 Desember 2019-23 Januari 2020. Metode kerja yang digunakan dalam Praktek Kerja Lapang ini adalah metode deskriptif dengan pengambilan data meliputi primer dan sekunder. Pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, partisipasi aktif, dan studi pustaka. Teknik pendederan ikan koi yang dilakukan di Instalasi Perikanan Budidaya (IPB) Punten dilakukan dengan sistem semi intensif dengan beberapa kegiatan yang dilakukan diantaranya yaitu persiapan kolam, penebaran benih, pemberian pakan, sampling pertumbuhan, seleksi hasil pendederan, pemanenan, kualitas air, pengendalian hama dan penyakit, analisa usaha, dan hambatan. Kegiatan pendederan ikan koi yang dilakukan di Instalasi Perikanan Budidaya (IPB) Punten merupakan hasil dari pembenihan sendiri dan pada saat larva berukuran 1-2 cm dan berumur 3-4 minggu akan dipindahkan pada kolam pendederan. Larva yang telah dipindahkan pada kolam pendederan akan dipelihara ± 1 bulan untuk mendapatkan ukuran benih ikan koi yaitu 3-5 cm dengan dosis pemberian pakan 5% dari bobot biomassa ikan koi, pakan yang digunakan yaitu PF1000 dan T 781-1. Untuk mendapatkan benih ikan koi yang berukuran 3-5 cm tentu perlu diperhatikan sampling pertumbuhannya, berdasarkan sampling yang dilakukan diketahui bahwa pertumbuhan panjang dan berat benih ikan koi selama 1 bulan mengalami peningkatan, dengan didukung kualitas air dalam kolam pendederan yang terukur yaitu kecerahan berkisar antara 20-35 cm, suhu berkisar antara 21-27oC, pH berkisar antara 7-9, dan oksigen terlarut (DO) berkisar 4-7 ppm. Setelah benih ikan koi pada kolam pendederan berukuran 3-5 cm dilakukanlah pemasaran. Dari hasil Praktek Kerja Lapang dapat diketahui bahwa kegiatan pendederan ikan koi di Instalasi Perikanan Budidaya (IPB) Punten merupakan kegiatan pendederan yang menguntungkan dan layak untuk dilaksanakan karena memiliki nilai R/C yaitu 1,612, memiliki nilai BEP produksi 6.756, memiliki nilai BEP harga yaitu Rp 1.000,-, dan memiliki nilai PP yaitu 0,302. Adapun hambatan yang ditemukan selama kegiatan Praktek Kerja Lapang yaitu adanya banyak lumut dan sampah yang ditemukan pada kolam pemeliharaan serta tidak adanya biosecurity sehingga banyak hama dan penyakit masuk pada kolam pemeliharaan dan adanya fluktuasi suhu.
| Item Type: | Thesis (Other) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK PKL PK BP 18 / 21 Kla t | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Breeding Techniques, Koi Carp, Cyprinus carpio, Instalasi Perikanan Budidaya (IPB) Punten, Batu | ||||||
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling |
||||||
| Divisions: | 17. Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam > Akuakultur | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Dewi Puspita | ||||||
| Date Deposited: | 07 Jul 2021 04:37 | ||||||
| Last Modified: | 07 Jul 2021 04:40 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/108483 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


