Ghozi Naufal Qois (2021) Pertanggungjawaban Pidana Pelaku Tindak Pidana Dalam Transaksi Jual Beli Pornografi Di Media Internet. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
1. HALAMAN JUDUL.pdf Download (980kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2. ABSTRAK.pdf Download (442kB) |
|
|
Text (BAB 1)
3. BAB I.pdf Download (468kB) |
|
|
Text (BAB 2)
4. BAB II.pdf Restricted to Registered users only until 13 July 2024. Download (746kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3)
5. BAB III.pdf Restricted to Registered users only until 13 July 2024. Download (716kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
6. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only until 13 July 2024. Download (440kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
7. DAFTAR BACAAN.pdf Download (447kB) |
|
|
Text (PERMOHONAN EMBARGO)
Permohonan Embargo.pdf Restricted to Registered users only Download (26kB) | Request a copy |
Abstract
Internet merupakan inovasi baru yang mempengaruhi sektor kehidupan manusia. internet tidak hanya memberikan dampak positif tetapi juga memiliki dampak negatif, salah satunya adalah penyebarluasan pornografi. Dalam proses penyebarluasan pornografi tersebut terdapat juga pihak yang menjadikan pornografi sebagai bahan yang di transaksikan yaitu transaksi jual beli. Dalam peraturan perundang-undangan di Indonesia telah mengatur terkait penyebarluasan pornografi, tetapi karena transaksi pornografi yang memiliki banyak proses seperti penawaran, kesepakatan, penyerahan barang, dan pembayaran serta bentuk pengaturan yang sangat luas membuat terdapat banyak peraturan perundang-undangan yang dapat diterapkan. Hal ini membuat ketidak pastian hukum. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Kualifikasi tindak pidana terkait transaksi jualbeli pornografi di media internet dan pertanggungjawaban pelaku tindak pidana dalam transaksi julabeli pornografi di media internet. Metode penelitian yang digunakan adalah legal research dengan melalui pendekatan peraturan perundang-undangan, pendekatan kasus dan pendekatan konseptual untuk mengkaji permasalahan hukum yang ada. Hasil dari penelitian tersebut dapat diketahui bahwa transaksi jual beli pornografi melalui internet dapat diterapkan Undang-Undang ITE dan Pornografi . kemudian pertanggungjawabannya tergantung dari pembuktian dalam proses pembuktian di dalam persidangan apakah bentuk dari pornografi tersebut. Undang-Undang ITE hanya dapat digunakan jika bentuk pornografi adalah dokumen atau informasi elektronik dan disebarkan dengan menggunakan sistem elektronik
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 FH.205/21 Qoi p | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Pertanggungjawaban pidana, transaksi, jualbeli, pornografi, internet | ||||||
| Subjects: | K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K5000-5582 Criminal law and procedure > K5015.4-5350 Criminal law | ||||||
| Divisions: | 03. Fakultas Hukum | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | sugiati | ||||||
| Date Deposited: | 13 Jul 2021 01:11 | ||||||
| Last Modified: | 13 Jul 2021 01:11 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/108636 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


