Shania Amalia (2021) Adaptasi Dan Negosiasi Pada Keluarga Campuran: Studi Tentang Keluarga Tiri. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text
1. Halaman Judul.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
2. Abstrak.pdf Download (138kB) |
|
|
Text
3. Daftar Isi.pdf Download (137kB) |
|
|
Text
4. BAB IPENDAHULUAN.pdf Download (306kB) |
|
|
Text
5. BAB II.pdf Restricted to Registered users only until 16 July 2024. Download (184kB) | Request a copy |
|
|
Text
6. BAB III.pdf Restricted to Registered users only until 16 July 2024. Download (309kB) | Request a copy |
|
|
Text
7. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only until 16 July 2024. Download (296kB) | Request a copy |
|
|
Text
8. BAB V.pdf Restricted to Registered users only until 16 July 2024. Download (136kB) | Request a copy |
|
|
Text
9. DAFTAR PUSTAKA .pdf Download (164kB) |
|
|
Text
10. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only until 16 July 2024. Download (96kB) | Request a copy |
|
|
Text
KKB KK-2 Fis.S.40-21-Embargo_071711433038_SHANIA AMALIA - Shania Amalia.pdf Restricted to Registered users only Download (133kB) | Request a copy |
Abstract
Adanya perubahan bentuk keluarga membutuhkan penyesuaian terhadap berbagai aspek pada keluarga. Ini menjadikan proses perwujudan keluarga dalam keluarga campuran berbeda dengan keluarga pada pernikahan pertama. Studi ini ingin memahami perwujudan keluarga yang dilakukan dalam keluarga campuran melalui kegiatan komunal keluarga, seperti ritual dan rutinitas keluarga. Penelitian ini mengkaji tentang (1) adaptasi yang terjadi pada keluarga campuran, (2) negosiasi yang dilakukan anggota keluarga campuran terkait dengan kegiatan pada keluarga campuran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan perspektif penelitian fenomenologi untuk menekankan makna kegiatan sehari-hari pada keluarga campuran. Penelitian ini melibatkan sembilan individu dari delapan keluarga campuran. Peneliti kemudian mendiskusikan temuan data dengan menggunakan konsep Family Practice dari David Morgan. Konsep ini menekankan pentingnya kehidupan sehari-hari, sehingga peneliti merasa bahwa konsep ini mampu menjelaskan kehidupan kekeluargaan dalam keluarga campuran pada basis kegiatan yang dilakukan anggota keluarga setiap harinya. Proses adaptasi pada keluarga campuran yakni secara holistik, natural, serta secara terpaksa.. Pada negosiasi terkait dengan kegiatan komunal keluarga campuran dilakukan secara eksplisit dan implisit. Proses perwujudan keluarga pada keluarga campuran dapat dilihat melalui proses adaptasi dan negosiasinya. Kedua hal ini yang kemudian membedakan dengan keluarga pada pernikahan pertama. Pada beberapa aspek, keluarga campuran di Indonesia masih dipengaruhi oleh hal-hal yang bersifat kultural seperti dalam hal mediasi ketika terjadinya konflik hingga rasa sungkan dengan anggota keluarga baru.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK Fis S 40/21 Ama a | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | family practice, blended family, adaptation, negotiation | ||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ1-2044 The Family. Marriage. Women > HQ503-1064 The family. Marriage. Home | ||||||
| Divisions: | 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Indah Fatma | ||||||
| Date Deposited: | 15 Jul 2021 21:08 | ||||||
| Last Modified: | 16 Jul 2021 21:33 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/108718 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


