Yanuar Kristian Saputro (2021) Mekanisme E-Tle (Electronic Traffic Law Enforcement) Sebagai “Panopticon” Bagi Pengendara Kendaraan Bermotor Di Surabaya. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (COVER)
1. COVER.pdf Download (607kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2. ABSTRAK.pdf Download (233kB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
3. DAFTAR ISI.pdf Download (291kB) |
|
|
Text
4. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (564kB) |
|
|
Text (BAB 2)
5. BAB II Penerapan E-Tilang (E-TLE -Electronic Traffic Law Enforcement) di Indonesia.pdf Restricted to Registered users only until 26 July 2024. Download (322kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3)
6. BAB III PROFIL INFORMAN DAN “PANOPTICON” DALAM MEKANISME E-TLE DI KOTA SURABAYA.pdf Restricted to Registered users only until 26 July 2024. Download (526kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
7. BAB IV RESPON MASYARAKAT TERHADAP MEKANISME PANOPTICON DALAM KEBIJAKAN E-TLE DI KOTA SURABAYA.pdf Restricted to Registered users only until 26 July 2024. Download (246kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5)
8. BAB V DAMPAK MEKANISME PANOPTICON DALAM MEMBENTUK KESADARAN DISIPLIN BARU PADA MASYARAKAT SURABAYA DALAM BERLALU LINTAS.pdf Restricted to Registered users only until 26 July 2024. Download (245kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 6)
9. BAB VI INTERPRETASI TEORI MEKANISME “PANOPTICON” DALAM SISTEM KEBIJAKAN E-TLE DI KOTA SURABAYA.pdf Restricted to Registered users only until 26 July 2024. Download (355kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 7)
10. BAB VII PENUTUP.pdf Restricted to Registered users only until 26 July 2024. Download (163kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
11. Daftar Pustaka.pdf Download (243kB) |
|
|
Text (EMBARGO)
KKB KK-2 Fis.S.31-21-Embargo Publikasi Yanuar Kristian S. 071711433060 - yanuar kristian.pdf Restricted to Registered users only Download (151kB) | Request a copy |
|
|
Text (KESEDIAAN PUBLIKASI)
KKB KK-2 Fis.S.31-21-Kesediaan Publikasi Skripsi Yanuar Kristian S. 071711433060 - yanuar kristian.pdf Restricted to Registered users only Download (185kB) | Request a copy |
Abstract
Pelanggaran lalu lintas menjadi sebuah fenomena yang mudah dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Peningkatan kasus pelanggaran lalu lintas dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa masyarakat kurang memiliki kesadaran dalam menegakkan disiplin dalam berkendara. Sebagai upaya untuk mengurangi kasus pelanggaran lalu lintas, pemerintah Kota Surabaya bersama Kepolisian Daerah Jawa Timur menerapkan kebijakan baru yang bernama E-TLE (Electronic Traffic Law Enforcement). Penelitian ini mencoba untuk mengkaji permasalahan tersebut dari sudut pandang sosiologis. Penerapan kebijakan E-TLE, dapat dikatakan seperti mekanisme panopticon yang dikemukakan oleh Michel Foucault. Penelitian ini mencoba untuk memahami persepsi masyarakat tentang kebijakan E-TLE yang dapat dianggap sebagai mekanisme panopticon. Selain itu, peneliti juga mengkaji dampak yang ditimbulkan oleh adanya kebijakan E-TLE terhadap para pengendara kendaraan bermotor. Teori yang dipilih peneliti untuk menganalisa permasalahan dalam studi penelitian ini adalah konsep panopticon yang dikemukakan Michel Foucault. Metode penelitian dalam studi ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pemilihan informan yang digunakan dalam penelitian ini adalah snowball, yang mana sebelumnya telah ditetapkan kriteria informan yang diinginkan oleh peneliti. Terdapat sembilan orang informan yang terdiri dari tujuh informan pelanggar kebijakan E-TLE dan dua informan dari aparat penegak kebijakan E-TLE. Lokasi penelitian berada di Kota Surabaya, lokasi tersebut dipilih karena pusat penerapan kebijakan E-TLE di Jawa Timur berada di Kota Surabaya. Mekanisme panopticon dalam kebijakan E-TLE di Kota Surabaya dilakukan dengan manggunakan bantuan kamera pengintai atau CCTV yang telah disebar di lalu lintas. Keadaaan seperti ini menimbulkan keterkejutan dalam masyarakat sebagai tubuh sosial. Hasil studi ini menunjukkan bahwa, kebijakan E-TLE yang memiliki prinsip kerja yang hampir sama dengan panopticon membuat masyarakat terkejut dan memberikan reaksi. Terdapat anggota masyarakat yang menunjukkan ketidaksetujuannya pada kebijakan ini, karena dapat mengganggu privasi pengendara. Sedangkan anggota masyarakat yang setuju terhadap adanya kebijakan ini karena mereka menganggap kebijakan E-TLE sesuai dengan era digital masa kini. Hasil studi ini juga menunjukkan bahwa melalui kebijakan E-TLE anggota masyarakat ada yang menjadi lebih disiplin, lebih hati-hati dan waspada serta lebih taat dalam berkendara karena adanya hukuman denda yang cukup besar nilainya serta tidak ingin kembali terjerat kasus pelanggaran E-TLE
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 Fis S 31-21 Sap m | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Electronic-Traffic Law Emforcment, Panopticon, Pengawasan, Pendisiplinan | ||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM481-554 Theory. Method. Relations to other subjects |
||||||
| Divisions: | 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | prasetyo adi nugroho | ||||||
| Date Deposited: | 26 Jul 2021 07:41 | ||||||
| Last Modified: | 26 Jul 2021 07:41 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/108923 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


