Dwi Murtiastutik (2021) ##### EMBARGO FULL ##### Korelasi Cd4 Dengan Jumlah Koloni Dan Spesies Candida Serta Uji Kepekaan Terhadap Berbagai Antijamur Pada Pasien Hiv/Aids Dengan Kandidiasis Oral. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
1. HALAMAN JUDUL.pdf Download (185kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2. ABSTRAK.pdf Download (17kB) |
|
|
Text (BAB 1)
3. BAB I.pdf Download (281kB) |
|
|
Text (BAB 2)
4. BAB II.pdf Restricted to Registered users only until 10 August 2024. Download (152kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3)
5. BAB III.pdf Restricted to Registered users only until 10 August 2024. Download (133kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
6. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only until 10 August 2024. Download (157kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5)
7. BAB V.pdf Restricted to Registered users only until 10 August 2024. Download (134kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 6)
8. BAB VI.pdf Restricted to Registered users only until 10 August 2024. Download (202kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (91kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
10. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only until 10 August 2024. Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (PERMOHONAN EMBARGO)
Permohonan Embargo (FULL).pdf Restricted to Registered users only Download (362kB) | Request a copy |
Abstract
Sebagian besar pasien HIV/AIDS mengalami infeksi oportunistik berupa Kandidiasis Oral (KO). Penelitian KO dengan HIV/AIDS dengan 114 subjek yang terbagi menjadi tiga kelompok berdasarkan jumlah sel limfosit T CD4 dihasilkan 149 isolat spesies Candida yang tumbuh pada kultur. Spesies Candida terbanyak adalah Candida albicans dengan jumlah 96 (64,4%) isolat. Candida non-albicans sebanyak 53 (35,6%) isolat. Hasil uji statistik menunjukkan adanya korelasi yang signifikan antara jumlah sel limfosit T CD4 terhadap jumlah spesies dengan nilai p<0,001. Uji korelasi Spearman menunjukan terdapat korelasi negatif yang bermakna antara jumlah limfosit T CD4 dengan jumlah koloni yang tumbuh serta hubungan bermakna antara jumlah koloni, luas lesi dan lama sakit KO dengan nilai p <0,05. Flukonazol merupakan obat lini pertama dalam penatalaksanaan kasus KO sudah mulai ada yang resisten, hal ini dibuktikan dengan adanya laporan kasus KO di RSUD Dr. Soetomo Surabaya Indonesia, dengan keluhan utama ketidak nyamanan dan nyeri di lidah. Pemeriksaan fisik menunjukkan gambaran pseudomembran putih di lidah dan di langit-langit, Pemeriksaan dari usap lidah dan langit-langit tumbuh koloni Candida albican dan Candida glabrata. Hasil uji kepekaan anti jamur menunjukan resisten terhadap flukonazol, intermediate terhadap ketokonazol, dan sensitif terhadap nistatin. Penelitian yang menggunakan uji resistensi spesies Candida terhadap Nistatin didapatkan 52(98,11%) isolat sensitif terhadap Nistatin dan 1 isolat (1,89%) intermediate terhadap Nistatin.dan tidak ada Spesies Candida yang mengalami resisitensi terhadap Nistatin
| Item Type: | Thesis (Disertasi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK Dis K. 49/21 Mur k | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Kandidiasis Oral, pasien HIV / AIDS, Flukonazol | |||||||||
| Subjects: | R Medicine | |||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | sugiati | |||||||||
| Last Modified: | 10 Aug 2021 10:16 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/109246 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


