Implikasi Surat Keterangan Dokter Dalam Pelaksanaan Eksekusi Terhadap Terpidana Sakit

Putu Arya Wibisana (2021) Implikasi Surat Keterangan Dokter Dalam Pelaksanaan Eksekusi Terhadap Terpidana Sakit. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
1. HALAMAN JUDUL.pdf

Download (149kB)
[img] Text (ABSTRAK)
2. ABSTRAK.pdf

Download (96kB)
[img] Text (DAFTAR ISI)
3. DAFTAR ISI.pdf

Download (143kB)
[img] Text (BAB I PENDAHULUAN)
4. BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (292kB)
[img] Text (BAB II RATIO YURIDIS SURAT....)
5. BAB II RATIO YURIDIS SURAT KETERANGAN DOKTER DALAMPROSES PENYELESAIAN PERKARA PIDANA.pdf
Restricted to Registered users only until 25 August 2024.

Download (278kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III UPAYA PENUNTUT UMUM...)
6. BAB III UPAYA PENUNTUT UMUM DALAM PELAKSANAAN EKSEKUSIPIDANA TERHADAP TERPIDANA SAKIT.pdf
Restricted to Registered users only until 25 August 2024.

Download (502kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV PENUTUP)
7. BAB IV PENUTUP.pdf
Restricted to Registered users only until 25 August 2024.

Download (82kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR BACAAN)
8. DAFTAR BACAAN.pdf

Download (91kB)
[img] Text (PERNYATAAN KESEDIAAN PUBLIKASI)
PERNYATAAN KESEDIAAN PUBLIKASI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (122kB) | Request a copy
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Tipe penelitian yang digunakan dalam tesis ini adalah yuridis normatif (legal research), dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach). Permasalahan dalam tesis ini yaitu : Surat Keterangan Dokter Dalam Proses Penyelesaian Perkara Pidana dan Upaya Penuntut Umum Dalam Pelaksanaan Eksekusi Pidana Terhadap Terpidana Sakit. Di dalam Proses Penyelesaian Perkara Pidana, surat keterangan dokter dapat dijadikan alat bukti maupun sebagai surat keterangan yang isinya menjelaskan tentang kondisi kesehatan Tersangka, Terdakwa bahkan Terpidana. Pada saat proses persidangan Terdakwa yang dinyatakan sakit berdasarkan surat keterangan dokter dapat dilakukan penundaan persidangan terlebih dahulu dan dilakukan pembantaran terhadap Terdakwa sebagaimana diatur di dalam KUHAP. Berdasarkan Petunjuk Teknis Pola Penanganan Perkara Tindak Pidana Khusus Yang Berkualitas Nomor : B-845/F/Fpj/05/2018 tanggal 4 Mei 2018 yang dikeluarkan oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, maka upaya yang dapat dilakukan Jaksa dalam menghadapi terpidana yang sedang sakit pada saat akan dilakukan eksekusi adalah melakukan pengecekan langsung kondisi terkini kesehatannya dengan dokter ahli dari Kejaksaan (second opinion) yang dinyatakan dengan surat keterangan dokter, apabila kondisi terpidana baik segera dilaksanakan eksekusi, apabila sakit keras dan tidak memungkinkan eksekusi maka dengan alasan kemanusiaan untuk ditunda pelaksanaan eksekusinya. Apabila di eksekusi namun pihak Rutan/Lapas tidak mau menerima, maka dibuatkan surat keterangan tidak menerima dari Rutan/Lapas. Dalam hal terjadi penolakan oleh Rutan/Lapas, maka Jaksa dapat melakukan diskresi sebagaimana kewenangan yang dimiliki untuk menunda terlebih dahulu proses eksekusi dengan catatan terpidana dirawat dengan pengawasan tim dokter yang ditunjuk oleh Jaksa. Tetapi, jika dalam pemeriksaan dokter yang ditunjuk Jaksa didapat keadaan yang berbeda tentang kondisi terpidana, maka Jaksa dapat meminta keterangan atau melakukan pemeriksaan terhadap dokter yang telah membuat surat keterangan dokter yang digunakan oleh terpidana. Keaslian surat keterangan dokter menjadi sangat penting, hal ini dikarenakan dapat terjadi surat keterangan dokter palsu, ataupun dokter yang membuat surat keterangan sakit, dalam keadaan diintimidasi oleh pihak lain.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 TH 80/21 Wib i
Uncontrolled Keywords: Surat Ketrangan Dokter, Eksekusi Perkara Pidana
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K5000-5582 Criminal law and procedure > K5015.4-5350 Criminal law
Divisions: 03. Fakultas Hukum > Magister Ilmu Hukum > Minat Studi Hukum Peradilan
Creators:
CreatorsNIM
Putu Arya WibisanaNIM031914153036
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorBambang Suheryadi, -NIDN0028096801
Thesis advisorTaufik Rachman, -NIDN0017048004
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 25 Aug 2021 02:55
Last Modified: 25 Aug 2021 02:55
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/109751
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item